Berita Malang Hari Ini

ITN Malang akan Akaui Sejumlah Mata Pelajaran Siswa Lulusan SMK Sebanyak 18-24 SKS

ITN Malang mendampingi 15 SMK dari berbagai kota yang memiliki program empat tahun.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
ITN Malang
Kegiatan rakor pelaksanaan pendampingan antara ITN Malang dengan 15 SMK di beberapa kota di Jatim, Senin (3/5/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Sebanyak 146 perguruan tinggi ditetapkan dalam SK Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarianto PhD sebagai perguruan tinggi pelaksana pendampingan program SMK Pusat Keunggulan 2021.

Di Jawa Timur ada 19 perguruan tinggi, dan sebanyak enam perguruan tinggi ada di Malang, salah satunya adalah ITN Malang.

ITN mendampingi 15 SMK dari berbagai kota yang memiliki program empat tahun.

Setelah penetapan itu, ITN melakukan rakor dengan 15 SMK dan disertai penandatanganan nota kesepahaman bersama, Senin (3/5/2021) di auditorium kampus 1.

Semua 15 SMKN tersebut dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Surabaya, Mojokerto, Tulungagung, Trenggalek dan Nganjuk. 

“Beberapa waktu lalu ITN Malang ditetapkan sebagai salah satu perguruan tinggi Pelaksana Pendamping Program SMK Pusat Unggulan dari Dirjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbud. Untuk institut di Jawa Timur hanya ITN Malang dan ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember),” jelas Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE di acara itu.

Disebutnya, di Jatim ada banyak SMK yang menyelenggarakan pendidikan 4 tahun.

Dalam sinergi perguruan tinggi dan SMK 4 tahun adalah akan ada pengakuan SKS ketika masuk ke perguran tinggi dari mata pelajaran yang sudah ditempuh.

Umumnya, untuk mendapatkan ijazah sarjana mahasiswa harus menempuh 144 SKS.

"Kami sepakat di level institut ada pengakuan SKS dari SMK program empat tahun, minimal 18 SKS dan maksimal 24 SKS," jelas Lomi.

Maka calon mahasiswa hanya menempuh 120 SKS. Masing-masing mahasiswa bisa menempuh 7 sampai 7,5 semester bergantung indeks prestasi mahasiswa tersebut.

Dengan adanya kerja sama dengan SMK Negeri, rektor berharap ITN Malang sebagai pelaksana pendampingan bisa berkontribusi dalam pemgembangan sumber daya manusia di level Jawa Timur, khususnya Kota Malang. 

Tugas pendampingan lainnya sesuai juknis adalah melakukan pendampingan pemenuhan delapan)
standar nasional pendidikan dan implementasi link and match dengan dunia kerja, memfasilitasi pelatihan pelaksanaan in house training kepada kepala sekolah dan guru di SMK pelaksana Program SMK Pusat keunggulan serta pengawas sekolah.

Selain itu memfasilitasi implementasi pembelajaran berbasis komunitas, yaitu pada kepala sekolah dan guru di SMK pelaksana Program SMK Pusat keunggulan serta pengawas sekolah, pendampingan kepala sekolah di SMK pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan dalam penyusunan perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan SMK.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved