Breaking News:

Berita Malang Hari ini

Update Kasus Mantan Guru TK Korban Pinjaman Online: Diancam Dibunuh, Kini Dapat Tempat Mengajar Baru

Update kasus mantan guru TK yang menjadi korban pinjaman online. Mengaku meminjam utang untuk biaya pendidikan hingga mendapat ancaman pembunuhan.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan/Canva.com
Korban pinjaman online (pinjol) ilegal, Mawar (40) (kiri) dan Ilustrasi pinjaman online (kanan) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut update kasus mantan guru TK yang menjadi korban pinjaman online.

Bu guru Mawar (bukan nama sebenarnya) mengaku meminjam utang tersebut untuk biaya pendidikan.

Tak cuma itu, Mawar juga mendapat ancaman pembunuhan usai terlilit utang puluhan juta. 

Jumlah uang yang dipinjam Mawar awalnya memang cuma Rp 400 ribu, namun dari nominal tersebut berlipat ganda sampai sekitar Rp 30 juta. 

Selengkapnya simak rangkuman update kasus kasus mantan guru TK yang menjadi korban pinjaman online:

1. Mantan Guru TK Korban Pinjaman Online di Malang Sebut Utangnya untuk Biaya Pendidikan

Mawar (bukan nama sebenarnya) mantan guru TK saat menjelaskan kronologi dia terlilit utang sampai puluhan juta di hadapan Wali Kota Malang, dan Kepala OJK Malang, Rabu (19/5/2021).
Mawar (bukan nama sebenarnya) mantan guru TK saat menjelaskan kronologi dia terlilit utang sampai puluhan juta di hadapan Wali Kota Malang, dan Kepala OJK Malang, Rabu (19/5/2021). (SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar)

Korban pinjaman online (pinjol) ilegal, mantan guru TK yang namanya disamarkan sebagai Mawar (40), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang mengakui pernah meminjam uang ke pihak sekolah TK, tempat ia dulu pernah mengabdi.

"Kalau ada salah satu guru yang membutuhkan uang, memang larinya ke lembaga (pihak sekolah TK). Waktu itu, saya dapat musibah di mana ada anggota keluarga yang sakit. Dan saya pun meminjam uang sekolah," ujarnya saat datang ke Polresta Malang Kota untuk membuat surat pengaduan resmi, Kamis (20/5/2021).

Dirinya menjelaskan, saat itu ia meminjam uang sekolah sebesar Rp 10 juta dan akan dilunasi dengan cara dicicil, memakai uang insentif yang ia dapatkan.

Namun ia enggan mengungkapkan, mulai kapan dirinya meminjam uang dari pihak sekolah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved