Berita Malang Hari Ini
Bapenda Kabupaten Malang Putar Otak Demi Cukupi PAD di Masa Pandemi Covid-19, Dorong Warga Bayar PBB
Hanya bermodal optimisme, Bapenda Kabupaten Malang menyakini target PAD yang mencapai Rp 286 miliar pada tahun ini dapat tercapai.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
Penulis : Erwin Wicaksono , Editor : Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pajak bumi dan bangunan (PBB) jadi andalan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
PBB menjadi sumber PAD yang dinilai bisa didorong di saat sumber PAD lain meredup di masa pandemi Covid-19.
"Karena Covid-19 ya. Dengan tingkat ekonomi seperti ini kami tetap berupaya (meningkatkan PAD),” kata Made Arya Wedhantara, Plt Kepala Bapenda Kabupaten Malang. ketika dikonfirmasi pada Senin (24/5/2021).
Hanya bermodal optimisme, Made menyakini target PAD yang mencapai Rp 286 miliar pada tahun ini dapat tercapai.
“Kami tetap optimistis dan harus yakin bahwa kondisi seperti ini harus bisa mencukupi itu,” tegas Made.
Sektor pajak hotel dan hiburan tengah meredup. Alhasil, Made harus memutar otak agar target PAD dapat terpenuhi.
Salah satunya dengan rutin meminta wajib pajak membayar pajak dengan rutin.
“Kami harus terus melakukan inovasi untuk mencukupi pajak dari sisi yang mana. Kami punya keyakinan pajak dari PBB, itu bisa kami push, maka nya dengan sarana mobil di kecamatan dan motor untuk Pemdes itu bisa jadi alat untuk mengingatkan wajib pajak," tutup Made.