Berita Malang Hari Ini
Strategi Polresta Malang Tangani Kasus Bos Tempat Hiburan Malam Hajar Cewek
Polresta Malang Kota masih mengusut kasus bos tempat hiburan malam berinisial J diduga menghajar cewek bernama Mia Triasanti.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
Reporter : Kukuh Kurniawan
SURYAMALANG.COM, MALANG - Polresta Malang Kota masih mengusut kasus bos tempat hiburan malam berinisial J diduga menghajar cewek bernama Mia Triasanti.
"Kami mendalami hasil visum dan mencari keterangan saksi. Kasus ini terjadi di dalam ruangan. Kalau kami mengambil saksi yang tidak netral, itu akan berdampak pada proses penyidikan dan penegakan hukum."
"Kami minta saksi yang netral. Tetapi sampai sekarang belum datang," ujar AKBP Budi Hermanto, Kapolresta Malang Kota kepada SURYAMALANG.COM, Senin (21/6/2021).
Pihaknya telah mencoba mengambil keterangan dari saksi korban sekaligus pelapor.
Namun, saksi korban belum datang.
"Kalau ingin terpenuhi unsur-unsur proses penyelidikan dan penegakan hukum, kerja sama yang baik dengan penyidik. Pegang kata-kata saya. Tidak ada yang kebal hukum," jelasnya.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengungkapkan pihaknya tetap menindaklanjuti perkara itu.
"Kendalanya adalah kami belum bisa memeriksa saksi korban. Setelah membuat laporan, ada pernyataan bahwa saksi korban tidak mau diperiksa dulu."
"Kami telah koordinasi dengan keluarga, tetapi keluarga belum bisa mengizinkan."
"Kemudian kami mendatangi RS untuk pemeriksaan, tapi tidak diizinkan. Kami sudah cek hasil visum saksi korban, ternyata belum keluar," kata Tinton.
Pihaknya telah mencoba memeriksa beberapa saksi lain atas kasus tersebut.
"Janjinya hari ini pemeriksaan di Polresta Malang Kota. Tetapi saya belum tahu. Kami belum menerima surat kuasa dari kuasa hukum," tambahnya.
Pihaknya telah berupaya maksimal untuk menindaklanjuti perkara ini.
"Tidak ada orang yang kebal hukum. Semua yang bersalah, akan kami proses sesuai aturan," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suami-aniaya-istri-di-bengkulu.jpg)