Berita Malang Hari Ini

Di Tengah Pandemi Virus Corona, Warga Kota Malang Menemukan Pasar Menggiurkan pada Telur Kuning Asin

Di Tengah Pandemi Virus Corona, Warga Kota Malang Menemukan Pasar Menggiurkan pada Telur Kuning Asin

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Sugeng Suryanto, warga Kota Malang, dengan produk kuning telur asin yang kini diminati pasar sejak pandemi 2020. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sugeng Suryanto, warga Kota Malang, sejak 1992 memproduksi telur asin "SAE". Pada masa pandemi 2020, ia justru menemukan pasar baru.

Penjualan telur kuning asin mentah malah melesat di kala pandemi virus corona. Sebab kini banyak makanan berbungkus salted egg yang disukai konsumen. Anaknya membantu pemasaran secara online sehingga penjualan meluas.

"Pada saat pandemi Maret 2020, saya bingung dengan produksi telur asin saya. Harusnya dijual malah mandeg karena banyak pasar tutup," kenang Sugeng, warga Gadang gg 21C/17 Kota Malang pada SURYAMALANG.COM, Minggu (27/6/2021) di rumahnya.

Dikisahkan, telur asin yang siap dijual akhirnya tertunda sampai satu bulan.

"Saya bingung. Akhirnya saya pecahi semua telur asin yang sudah siap itu. Yang kuning saya pisah dari putihnya dengan harapan, kemungkinan saya pakai buat bahan botok telur asin," katanya.

Telur kuning asing mentah itu ia simpan di frozen yang sengaja dibelinya. Tapi dalam perkembangannya, ternyata telur kuning asin bisa dijual di pasar secara secara online.

Produknya sudah ke resto-resto, rumah makan, pada produksi bubur telur asin, udang telur asin.

"Intinya, produksi makanan yang berbau telur kuning asin banyak peminatnya sehingga dapat respons bagus mulai Juli 2020," jawabnya.

Pemasaran telur kuning asin "SAE" sudah ke berbagai daerah hingga Jakarta. Kini khusus telur kuning asin sudah mencapai 70 persen dari produksinya.

Sedang 30 persennya, ia masih menjual telur asin matang yang juga masuk ke warung/resto. Telur kuning asin yang dijual itu sudah berusia empat minggu. Warnanya cantik orange.

Sedang telur asin putih juga ada peminatnya sendiri untuk bahan makanan olahan. Ia merasa senang usaha yang dirintisnya berkembang terutama di penjualan telur kuning asin.

Per minggu target produksinya bisa mencapai 5000-6000. Namun realisasinya masih di 3500-4000.

"Saya ingin mencapai 7000-8000," jawabnya.

Di rumahnya ada frozen untuk menampung telur kuning asin. Jika dikirim luar kota, ada wadahnya dan dikemas. Ia merasa, jualan seperti ini lebih praktis dan ekonomi. Misalkan mengirim 2000 telur kuning asin, cukup dalam kotak foam.

"Bayangkan jika mengirim telur asin matang, butuh banyak tumpukkan dan berat," jawab dia.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved