Breaking News:

Berita Kediri Hari Ini

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar Siap Melaksanakan PPKM Darurat

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, menjelaskan pemberlakukan PPKM Darurat mulai berlaku 3-20 Juli 2021.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: isy
didik mashudi/suryamalang.com
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (kiri) bersama Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit menjelaskan ketentuan dalam PPKM Darurat di Kota Kediri, Jumat (2/7/2021). 

Berita Kediri Hari Ini
Reporter: Didik Mashudi
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Sekretaris Daerah Kota Kediri, Asisten Administrasi Umum, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri melaksanakan rapat koordinasi implementasi Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021 secara daring, Jumat (2/7/2021).

Sejumlah pihak yang terdampak, seperti kelurahan, kecamatan, pusat perbelanjaan/mall, pasar, hotel dan restauran, swalayan, bimbingan belajar/tempat kursus, organisasi agama dan awak media juga diundang.

Pada rapat koordinasi ini membahas aturan-aturan yang harus dilaksanakan selama masa PPKM Darurat di Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, menjelaskan pemberlakukan PPKM Darurat mulai berlaku 3-20 Juli 2021.

Ketentuannya 100 persen work from home ( WFH) di sektor non esensial (terkait bisnis yang tidak menyediakan bahan makanan, perawatan medis hingga obat-obatan, dsb), dan 50 persen WFH di sektor esensial seperti keuangan dan perbankan, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina, serta industri orientasi ekspor. 

Untuk esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25 persen.

Diungkapkan, untuk kegiatan belajar mengajar secara daring, resepsi tidak diperbolehkan, hanya boleh akad nikah dengan maksimal 10 orang, pelaksanaan kegiatan konstruksi dapat beroperasi 100 persen.

Selain itu, fasilitas umum dan kegiatan seni/budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan juga ditutup sementara, kapasitas transportasi umum 70 persen, kapasitas pasar/supermarket/toko 50 persen dengan jam operasional sampai pukul 20.00 WIB. 

Pusat perbelanjaan/ mal / pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved