Kecelakaan Maut Bus Sudiro Tungga Jaya Vs Truk yang Disopiri Warga Pasuruan di Tol Pemalang, 8 Tewas
Bus terguling di jalan tol setelah sempat berbenturan dengan truk yang disopiri warga Mancogahor, Kecamatan Purwosari,Pasuruan, Gatot Suprianto (33)
SURYAMALANG.COM - Kecelakaan maut yang melibatkan bus penumpang dan truk box terjadi di Tol Pejangan-Pemalang KM 308, Desa Saradan, Kecamatan/Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (11/7/2021).
Tercatat korban tewas 8 orang dalam kecelakaan maut ini.
Kecelakaan maut di jalan tol itu melibatkan bus PO Sudiro Tungga Jaya nopol AD 1626 CU dengan Truk Isuzu Box bernopol B 9281 SXR.
Bus terguling di jalan tol setelah sempat berbenturan dengan truk yang disopiri warga Mancogahor, Kecamatan Purwosari,Pasuruan, Gatot Suprianto (33).
Beberapa korban tewas di lokasi kejadian. Mereka adalah penumpang bus.
Evakuasi korban meninggal dan luka-luka sudah dilakukan ke 3 rumah sakit di sekitar Pemalang.
Evakuasi badan bus yang terguling juga sudah secepatnya dilakukan petugas.
Kapolres Pemalang, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB.
Penyebab kecelakaan, kata Ronny, berawal saat bus melaju dengan kecepatan tinggi dan terguling karena menghindari truk.
Adapun identitas pengemudi bus bernama Sigit Prasetyo (26), asal Tamanwinangun Kabupaten Kebumen, sedangkan, pengemudi truk bernama Gatot Supriyanto (33), asal Pasuruan, Jawa Timur.
Awalnya, bus PO Sudiro Tungga Jaya yang dikemudian Sigit melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Jakarta-Semarang dengan kecepatan tinggi.
Saat tiba di KM 308 jalur A, bus berusaha menghindari truk yang oleng ke kanan.
"Karena jarak yang berdekatan, bus Sudiro Tungga Jaya membentur bagian bodi belakang sebelah kiri truk boks tersebut."
"Bus menghindari truk box yang oleng ke kanan. Karena jarak yang berdekatan bus Sudiro Tungga Jaya membentur bagian bodi belakang sebelah kiri truk. Lalu bis oleng ke kiri membentur godril yang berada di bahu jalan sebelah kiri dan terguling di badan jalan sebelah kiri," jelas Ronny dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews, Minggu (11/7/2021).
Korban dievakusi ke 3 RS