Breaking News:

Berdalih Kesepian dan Kedinginan, Pria di Nganjuk Gauli Anak Kandung Hingga Hamil 7 Bulan

Seorang ayah di Nganjuk tega menggauli anak kandungnya sendiri hingga hamil 7 bulan. Dalihnya kesepian dan kedinginan

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

SURYAMALANG, NGANJUK - Dituduh berbuat asusila terhadap anaknya sendiri, JT (60) seorang buruh tani di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk dijebloskan ke dalam tahanan Polres Nganjuk.

Bahkan, akibat perbuatanya tersebut anak kandungnya yang berusia sekitar 17 tahun tersebut hamil.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, tersangka JT mempunyai 4 anak dari hasil pernikahanya dengan mantan isterinya yang jadi TKW di luar negeri. Dari empat orang anaknya tersebut, tersangka JT tinggal bersama dua anak kandungnya.

"Salah satu anak kandungnya berstatus pelajar, menginjak usia remaja," kata Supriyanto, Kamis (29/7/2021).

Di rumahnya itu, dikatakan Supriyanto, tersangka JT seringkali kesepian semenjak ditinggal isterinya menjadi TKW hingga akhirnya mereka bercerai.

Berdalih kesepian dan kedinginan di malam hari, JT memilih menyetubuhi anak kandungnya sendiri. Perbuatan itupun diduga dilakukan berulangkali hingga akhirnya anak kandungnya tersebut kini sampai hamil 7 bulan.

Petaka tersebut, menurut Supriyanto, terungkap ketika anak kandung tersangka JT pada awal bulan Februari 2021 mendadak sakit. Kabar sakitnya anak kandung JT itu sampai terdengar oleh SR (31) kakaknya anak kandung tersangak JT.

"Saat itu, kakak korban pulang begitu dikabari jika sakit. Ketika ditanya, korban mengaku sakit lambung dan terlambat menstruasi,” ujar Supriyanto.

Baca juga: Siswi SMP Takut Pulang ke Rumah saat Siang Hari, Kelakuan Ayah Tiri dan Pamannya di Luar Nalar

Selanjutnya SR, ungkap Supriyanto, memberitahu bibinya perihal keluhan sakit yang diderita adiknya. Akhirnya bibinya berinisiatif untuk membelikan tes kehamilan. Dan setelah dites, diketahui jika adinya tersebut hamil.

“Ketika ditanya, waktu itu korban tidak mengaku siapa yang menabur benih di rahimnya. Baru beberapa hari lalu korban mengaku jika ayahnya sendiri yang menghamilinya,” ucap  Supriyanto.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved