Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, dan Front Umat Islam (FUI) Masuk Daftar Hitam Facebook

Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab (MRS), dan Front Umat Islam (FUI) masuk dalam daftar hitam Facebook.

Editor: Zainuddin
BBC
facebook 

SURYAMALANG.COM - Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab (MRS), dan Front Umat Islam (FUI) masuk dalam daftar hitam Facebook.

Beredar daftar hitam Facebook yang berisi nama orang dan organisasi di berbagai negara.

Menurut laporan laman situs Cnet pada Jumat (15/10/2021), daftar hitam yang diduga bocor tersebut berisi nama FPI, FUI, dan Rizieq Syihab.

Media Amerika Serikat, The Intercept yang pertama kali mengungkap daftar hitam Facebook tersebut.

The Intercept menerbitkan daftar bocoran individu dan organisasi berbahaya yang tidak diizinkan Facebook di platformnya.

Daftar hitam berupa dokumen setebal 100 halaman itu berisi sekitar 4.000 nama orang dan organisasi di dunia yang dianggap berbahaya oleh Facebook.

Daftar disusun dalam struktur nama, kategori, kawasan tempat orang/organisasi itu beroperasi, tipe organisasi, afiliasi, dan pihak yang menetapkan orang/organisasi tersebut dalam kategori berbahaya.

Facebook melabeli individu dan organisasi yang masuk dalam daftar dengan kategori kelompok teroris, kelompok kebencian, dan kelompok kriminal.

Terlepas dari kategori tersebut, tidak ada seorang pun di daftar diizinkan untuk mempertahankan kehadirannya di platform Facebook.

Daftar hitam Facebook ini digunakan untuk menyensor konten dan akun yang berafiliasi dengan orang atau organisasi masuk di dalamnya.

Facebook tidak pernah transparan soal daftar itu dan penyusunan daftar hitam tersebut.

Anggota kuasa hukum eks FPI, Aziz Yanuar tidak ambil pusing dengan masuknya FPI, FUI, dan MRS dalam daftar hitam Facebook.

"Biar saja. Kami juga memasukkan Facebook ke daftar hitam," kata Aziz, Minggu (17/10/2021).

Aziz mengatakan raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut tidak memiliki rasa toleransi kepada umat Islam.

Menurutnya, ada tujuh poin yang menjadi tolok ukur dalam menilai Facebook menjadi aplikasi yang 'berbahaya', yaitu pendukung teroris Israel, pendukung pembunuhan rakyat Palestina, pendukung pasukan Amerika pembunuh jutaan rakyat Irak dan Afghanistan, pendukung Islamophobia, pendukung Anti-Islam, pendukung zionis Israel teroris dajjal, dan pendukung penghina Nabi Muhammad dan Islam.

"Justru Facebook yang intoleran, Islamofobia, penebar kebencian, provokatif, dan penuh fitnah. Facebook dan kroninya jelas masuk daftar hitam," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Respons Aziz Yanuar Sikapi Akun FPI dan Rizieq Shihab Masuk Daftar Hitam Facebook, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/10/17/respons-aziz-yanuar-sikapi-akun-fpi-dan-rizieq-shihab-masuk-daftar-hitam-facebook?page=all

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved