Berita Malang Hari Ini
Monumen-monumen Bersejarah di Balik Terbangunnya Bendungan di Jawa Timur
Terdapat sejumlah monumen bersejarah yang masih menyimpan sejumlah kisah tragis di balik megahnya bangunan bendungan maupun infrastruktur lain.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
Untuk mengenang jejak kekejaman romusha, dibuatlah sebuah monumen di kawasan Terowongan Neyama yang bernama Monumen Sukamakmur.
Baru-baru ini, dalam rangka peringatan Hari Bakti PU ke-67, PJT I melaksanakan kegiatan tabur bunga dan upacara penghormatan secara serentak di sejumlah monumen bersejarah tersebut.
Selain itu, dilakukan juga takziah ke beberapa makam para Menteri PU. Diantaranya ke makam Ir. Sutami selaku Menteri PU tahun 1966 - 1978 sekaligus Tokoh PU yang namanya diabadikan sebagai nama Bendungan di Brantas.
Selain itu tabur bunga juga dilakukan di makam Ir. Soenarno, Dipl. HE selaku Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah tahun 2001-2004 di Solo, dan Ir. Mananti Sitompoel selaku Menteri Pekerjaan Umum pada kabinet darurat tahun 1948-1949 dan 1950.
Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meneladani setiap pengorbanan serta pengabdian yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air di Wilayah Kerja PJT I.
“Ini adalah salah satu cara bagi kami untuk melakukan penghormatan. Dengan kembali mengenal sejarah, kiranya akan menumbuhkan semangat kami untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam merawat dan memelihara infrastruktur yang dihasilkan atas pengorbanan para pendahulu kami,” tutur Raymond.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/direktur-utama-pjt-i-raymond-valiant-ruritan-saat-menabur-bunga-di-tugu-monumen.jpg)