Berita Batu Hari Ini

Kejari Batu Tunggu Laporan Dishub Soal Progres Pemantauan Parkir

Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Supriyanto, mengingatkan Dinas Perhubungan Kota Batu agar monitoring atau pengawasan terhadap juru parkir ditingkatkan.

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Kepala Kejari Batu, Supriyanto, saat membagikan sembako kepada warga di sekitar Terminal Kota Batu. Supriyanto meminta Dishub Batu segera memberikan laporan terbaru terkait progres pemantauan parkir. 

Setelah ada laporan yang masuk, maka akan dilakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana perkembangannya.

“Nanti kami evaluasi hasilnya seperti apa. Satu bulan ini kami tunggu hasilnya,” ujarnya.

Pada 24 November lalu, Dishub Batu memberikan sosialisasi kepada sejumlah jukir sembari menjelaskan bahwa realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu 2021 gagal mencapai target. 

Dari target Rp 8.5 miliar, yang terealisasi per November 2021 ini mencapai angka Rp 400 an juta.

Target Rp 8,5 miliar sempat direvisi turun menjadi Rp 900 juta.

Meskipun turun, capaian tetap saja masih belum memuaskan hingga akhir tahun ini.

Kondisi ini harus menjadi perhatian serius karena potensi yang dihitung berdasarkan kondisi lapangan, nyatanya tidak sesuai dengan pendapatannya.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengungkapkan, lagu lama yang menjadi penyebab tidak tercapainya target adalah soal karcis parkir yang tidak diberikan ke pelanggan oleh jukir.

Di Perda  Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum, sudah tertulis jelas sanksi bagi petugas yang nakal.

Kini, Pemkot Batu tengah mengintensifkan kerja sama dengan aparat penegak hukum.

Ada 231 titik parkir di Kota Batu yang telah dibuatkan surat keputusannya oleh Pemkot Batu.

Sementara potensi titik parkir yang terdata ada sebanyak 400.

Pemkot Batu akan segera mengeluarkan surat keputusan untuk memastikan titik parkir dikelola dengan baik.

Kepala Dinas Perhubungan Batu, Imam Suryono menjelaskan, tidak tercapainya target akibat pandemi.

Padahal, target Rp 8.5 miliar itu dibuat saat pandemi terjadi di tahun 2020.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved