Berita Surabaya Hari Ini

Kota Madiun PPKM Level 4, Malang Raya Level 3, Gubernur Khofifah Minta 3T Diperkuat di Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pengetatan protokol kesehatan seiring peningkatan kasus covid-19 di Jatim

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: isy
Pemprov Jatim
Tabel peta level PPKM di Jatim. 

Berita Surabaya Hari Ini

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pengetatan protokol kesehatan seiring peningkatan kasus terpapar covid-19 di Jatim. 

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 12 Tahun 2022 tentang PPKM Berlevel di Jawa-Bali, ada 15 Kab/Kot di Jatim yang masuk dalam Kategori PPKM Level 2, dan 22 Kab/Kot masuk dalam Kategori PPKM Level 3 dan 1 Kota masuk dalam kategori PPKM Level 4. 

Detailnya, daerah kategori PPKM level 2 (dua) yaitu Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Magetan, , Pamekasan, Jember, Banyuwangi, Tuban, Sumenep, Kabupaten Madiun, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan. 

Untuk daerah level 3 (tiga) yaitu Tulungagung, Situbondo, Sidoarjo, Lumajang, , Gresik, Bojonegoro, Bangkalan, Jombang, Bondowoso, Sampang, Nganjuk, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Batu, Kabupaten Kediri, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Lamongan, Kota Pasuruan.

Untuk yang level 4 (empat) yakni Kota Madiun.

Khofifah meminta bupati/walikota bersama Forkopimda dan seluruh elemen strategis untuk memperkuat testing, treatment, dan tracing (3T), serta memperketat pelaksanaan Protokol kesehatan dan vaksinasi. 

"Mohon pengetatan protokol kesehatan dan vaksinasi terus dikawal dengan baik. Mari kita sama sama menjaga transmisi yang terjadi agar kasus covid-19 tetap terkendali," tegasnya, Rabu (23/2/2022).

Tekait tren kasus covid-19 di Jatim, Khofifah mengatakan pada 17 Februari 2022 lalu penambahan kasus harian Covid-19 varian omicron di Jatim melampaui kasus harian tertinggi pada bulan Juli 2021. 

Namun hingga kini menurutnya, tren kasus covid-19 di Jatim mulai menurun tetapi masih fluktuatif.

Pada tanggal 17 Februari lalu, Jatim mencatat rekor tertinggi yakni penambahan 8.977 kasus.

Angka kasus harian ini mengalami penurunan sebanyak 60 persen pada tanggal 21 Februari yakni 3.621 kasus.

Namun, pada tanggal 22 Februari  kasus harian naik lagi menjadi 7.569 kasus. 

"Alhamdulillah, kini kasus covid-19 di Jatim sudah mulai turun secara bertahap tetapi masih fluktuatif. Sehingga semua pihak harus tetap  waspada disertai percepatan vaksinasi dan disiplin protkes. Semoga covid-19 di Jatim akan selalu terkendali. Terima kasih warga Jatim yang selalu mendukung upaya pemerintah untuk dapat mengendalikan covid-19," ungkap Khofifah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved