Ramadan 2022
Jernihkan Hati, Menerima Hidayah Ilahi
Ramadan merupakan momentum istimewa untuk membersihkan hati manusia dari pengaruh buruk kemaksiatan pada diri masing-masing.
Dan jika penyakit ini dibiarkan akan bia membunuh hati ini sehingga akan selalu gelisah, susah dan tiada ketenangan.
Pengaruh keempat dari perbuatan maksiat adalah membutakan hati.
Semakin besar dosa dan maksiat maka semakin redup cahaya hati, dan jika sampai mati dalam keadaan maksiat dan dosa maka kegelapan itu akan terbawa sampai ke kubur. Nabi Muhammad SAW bersabda (yang artinya):
“Sesungguhnya kuburan-kuburan itu dipenuhi kegelapan bagi penghuninya dans esungguhnya Allah meneranginya dengan doaku kepada mereka. (HR Muslim)
Demikianlah. Semoga di bulan suci Ramadan ini, Allah SWT menyelamatkan kita semua dari godaan berbagai macam kemaksiatan, sehingga pasca bulan Ramadan nanti hati kita menjadi semakin jernih dan mampu menerima cahaya hidayah sepanjang hidup kita. Aamiin. Yaa Rabbal ‘Alamiin.
Ditulis oleh :
KH Abdurrahman Navis
(Ketua MUI Jawa Timur)