Berita Malang Hari Ini

Waspada, Angka DBD Di Kabupaten Malang Tinggi

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang memaparkan ditemukan 590 kasus Demam Berdarah Dengue per Juli 2022.

kompas.com
Ilustrasi nyamuk demam berdarah Dinas Kesehatan Kabupaten Malang memaparkan ditemukan 590 kasus DBD per Juli 2022. 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Tren penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Malang cukup tinggi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang memaparkan ditemukan 590 kasus DBD per Juli 2022.

Kecamatan Tirtoyudo merupakan wilayah terbanyak ditemukannya kasus DBD.

"Dari jumlah kasus tersebut 4 orang diantaranya meninggal dunia," ucap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Mursyidah ketika dikonfirmasi.

Mursyidah berpesan kepada masyarakat agar aktif melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami demam tinggi disertai nyeri. Ini dilakukan agar penyakit DBD dapat segera ditangani.

"Apabila sudah terjangkit demam berdarah maka segera laporkan ke puskesmas terdekat, tetap terapkan hidup sehat dan bersih untuk mencegah penyakit DBD," pesannya.

Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin menyerukan diaktifkannya kembali juru pemantau jentik atau Jumantik di setiap desa.

"Kasus Covid-19 sudah melandai sehingga fokus penaganan penyakit sudah mulai bisa dibagi kembali. Maka dari itu kami mengaktifkan kembali Jumantik," ujar Arumi.

Kata Arumi, pencegahan DBD bisa dimulai dengan aktivitas sederhana namun rutin.

"Biasakan melakukan kebiasaan pencegahan DBD. Aktifkan kembali kegiatan bersih-bersih desa. Setiap desa memiliki perspektif beragam dalam menjaga lingkungannya," beber Arumi.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved