Berita Malang Hari Ini

Kejari Kota Malang Laksanakan Restorative Justice, Tersangka Pencurian HP Bebas dari Tuntutan Hukum

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melaksanakan Restorative Justice (RJ) perkara kasus pencurian HP, Jumat (7/10/2022) siang.

suryamalang.com/kukuh
Suasana pelaksanaan RJ yang dilakukan di kantor Kejari Kota Malang, Jumat (7/10/2022). 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melaksanakan Restorative Justice (RJ) perkara kasus pencurian HP, Jumat (7/10/2022) siang.

Pelaksanaan RJ tersebut dilakukan di Kantor Kejari Kota Malang, dengan mempertemukan kembali korban dan tersangka.

Perlu diketahui, tersangka pencurian yang dilakukan RJ tersebut bernama Saputro (32), warga Kecamatan Blimbing Kota Malang. Sedangkan untuk korbannya, adalah seorang perempuan bernama Diah.

Kepala Kejari Kota Malang, Edy Winarko melalui Kasi Intelijen Kejari Kota Malang, Eko Budisusanto mengatakan, sebelum dilaksanakan RJ, pihaknya telah melakukan ekspose dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung RI.

Dari ekspose tersebut, perkara itu telah memenuhi aturan dan syarat yang tercantum dalam Peraturan Kejaksaan RI No 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

"Ada beberapa pertimbangan, mengapa kami melaksanakan RJ kasus tersebut. Yang pertama, tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, lalu ancaman hukuman tidak lebih dari lima tahun, serta perbuatan tersangka telah dimaafkan korbannya dan ada kesepakatan damai," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (7/10/2022).

Karena ada kesepakatan damai dan korban telah memaafkan, maka Kejari Kota Malang memutuskan untuk menghentikan penuntutan.

"Karena korbannya telah memaafkan dan ada kesepakatan damai dengan tersangka, maka kami menghentikan penuntutan dan tersangka resmi dibebaskan," jelasnya.

Dirinya pun juga memberikan pesan kepada tersangka, untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya tersebut.

"Pesan saya kepada tersangka, bahwa ini adalah perbuatan pertama sekaligus yang terakhir. Kita berharap, hal ini menjadi pelajaran yang berharga dan tidak diulangi lagi perbuatannya," tambahnya.

Setelah adanya RJ ini, para pihak telah kembali ke keadaan semula. Dan barang bukti HP yang diambil tersangka, dikembalikan kepada korban.

Sebagai informasi, perkara tersebut bermula pada Sabtu (16/7/2022) dimana tersangka Saputro berada di dalam mal yang terletak di Jalan Merdeka Timur. Saat di dalam mal, tersangka melihat HP Samsung A71 milik korban seharga Rp 2,5 juta tergeletak di meja area permainan.

Setelah itu, tersangka mengambil HP tersebut dan membawanya ke konter untuk melepas nomor dan memflash HP tersebut. Kemudian, tersangka pulang ke rumahnya dan HP tersebut digunakan tersangka sendiri.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved