Berita Surabaya Hari Ini

Fasilitas Gratis untuk Lari-lari Tanpa Panas dan Hujan dalam Surabaya Town Square (Sutos)

Surabaya Town Square (Sutos) membuat jalur khusus olah raga lari dalam ruang supaya tidak terkendala hujan dan panas. Lintasan dipasang running mat.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Yuli A
febrianto ramadani
Surabaya Town Square (Sutos) menyediakan indoor running track untuk mengedepankan gaya hidup maupun olahraga sehingga mall bukan hanya pusat kuliner atau hiburan. 

Surabaya Town Square (Sutos) membuat jalur khusus olah raga lari dalam ruang supaya tidak terkendala hujan dan panas. Lintasannya pun dipasang running mat 15 mm.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Surabaya Town Square (Sutos) menyediakan indoor running track untuk mengedepankan gaya hidup maupun olahraga sehingga mall bukan hanya pusat kuliner atau hiburan.

"Memang kami akan mendatangkan lebih banyak acara yang berbau olahraga, komunitas olahraga, lalu banyak tenant-tenant yang terlibat," kata Director of Marketing and Promotion Sutos, Arthur Y Bubu, Minggu (27/11/2022).

Ia memaparkan, lintasan berlari ini panjangnya 250 meter secara lingkaran, sekitar seperempat lapangan lari di Stadion Gelora Bung Karno. Kemudian untuk ketebalannya memakai running mat 15 mm.

"Kami banyak berbicara dengan komunitas pelari. Keluhannya ternyata samasama lari harus pagi banget atau malam, jarang yang siang hari," bebernya.

"Kalau lagi hujan tidak bisa lari, sementara jika lari di aspal lutut sakit. Maka atas dasar pertimbangan dan masukan itu kami buat lintasan lari," sambungnya.

Arthur menyebutkan, mall Sutos menjadi mall pertama di Surabaya sekaligus Jatim yang menyediakan lintasan tersebut untuk masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan berlari.

"Selama ini kami terapkan lapangan lari bisa dipakai dari jam 10.00 WIB sampai 21.00 WIB. Bisa digunakan secara bebas biaya atau gratis, baik komunitas maupun oleh perorangan,"jelasnya.

"Rata rata yang datang dari anak kecil sampai mungkin umur dewasa. Ada juga dari dua sampai tiga komunitas lari. Bisa sampai ratusan orang. Memang belum terlalu banyak. Tapi diharapkan dengan jam buka yang cukup panjang bisa lebih banyak lagi," lanjutnya.

Dia berharap, melalui fasilitas bisa bangkit dari pandemi bukan hanya dengan kuliner dan hiburannya, tapi jadi pusat olahraga yang sebenarnya. 

Secara pribadi ia melihat Kota Surabaya sebenarnya kota yang fanatisme kepada kegiatan olahraga ataupun hal yang berbau olahraga cukup tinggi menciptakan suatu ketertarikan positif dari masyarakat. 

"Makanya dengan perubahan yang kami lakukan dimulai dengan lapangan lari kami ingin menyediakan tempat suatu tujuan bagi lifestyle yang positif bagi masyarakat," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved