Berita Malang Hari Ini

Peringati Hari Relawan PMI 2022, Wabup Didik Dorong Penambahan UTD di Kabupaten Malang

Unit Tranfusi Darah (UTD) di Kabupaten Malang dinilai masih kurang. Mengingat wilayah di Kabupaten Malang cukup luas yakni mencakup 33 kecamatan. 

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Lu'lu'ul Isnainiyah
Wabup Malang, Didik Gatot Subroto menghadiri Hari Relawan PMI di SMA N 1 Bululawang, Senin (26/12/2022) 

Penulis : Lu'lu'ul Isnainiyah

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto hadir dalam peringatan Hari Relawan PMI 2022 yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Bululawang, Kabupaten Malang.

Didik menyebutkan jika pendonor darah di wilayah Kabupaten Malang dikatakannya masih cukup rendah. 

"Pendonor darah masih rendah, kebutuhan darah cukup memprihatinkan di  rumah sakit Kabupaten Malang," ujar Didik, Senin (26/12/2022). 

Oleh sebab itu dalam kegiatan ini, Didik mendorong para relawan untuk memberikan pemberdayaan kepada masyarakat terkait donor darah. 

Selain itu, Unit Tranfusi Darah (UTD) di Kabupaten Malang dinilai masih kurang. Mengingat wilayah di Kabupaten Malang cukup luas yakni mencakup 33 kecamatan. 

Namun, sampai saat ini hanya tersedia dua UTD saja. 

"Kalau memungkinkan UTD ini bisa ditambah, saat ini cuma ada di Malang utara dan di Kepanjen. Harusnya ditambah di Malang timur dan di Turen," terangnya. 

Dengan ditambahnya fasilitas UTD, Didik berharap proses distribusi darah bisa terpenuhi untuk kebutuhan masyarakat. 

Ketua PMI Kabupaten Malang, Jajuk Rendra Kresna menyatakan pihaknya akan mengoptimalkan adanya UTD. 

"Kami kan sudah ada UTD, tapi kita akan memaksimalkan hanya saja memang terkendala dengan tempat. Tetapi kebutuhan darah bisa tercukupi dengan 3 UTD se Malang Raya," jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Jajuk mengatakan Hari Relawan PMI diperingati untuk memberikan penghargaan kepada para relawan di Kabupaten Malang.

Menurutnya para relawan harus diapresiasi terkait sumbangsihnya dalam menghadapi adanya bencana alam. 

Di sisi lain, Jajuk juga berharap relawan bisa memberikan edukasi mitigasi kebencanaan kepada masyarakat. 

Sehingga sebelum terjadi adanya bencana, masyarakat sudah paham apa yang harus dilakukan.

"Saya sangat berharap selain menangani kebencanaan, para relawan juga memberikan edukasi bagaimana menanggulangi bencana kepada masyarakat," lanjutnya.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved