TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Sidang Tragedi Kanjuruhan Digelar, Ini Tanggapan Keluarga Korban

Seorang keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Devi Athok mengaku pesimis dengan jalannya sidang Tragedi Kanjuruhan.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/kukuh
Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Devi Athok. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Seorang keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Devi Athok mengaku pesimis dengan jalannya sidang Tragedi Kanjuruhan.

Sebagai informasi, sidang Tragedi Kanjuruhan beragendakan pembacaan dakwaan yang diikuti oleh lima terdakwa, berlangsung pada Senin (16/1/2023) ini di PN Surabaya.

"Kalau kita lihat persidangan ini, saya pesimis mendapatkan keadilan. Media pun tidak boleh meliput (menyiarkan langsung jalannya persidangan), seakan-akan kita ini ditutup-tutupi untuk mendapatkan keadilan," ujar Devi Athok kepada suryamalang.com, Senin (16/1/2023).

Dirinya berharap, agar jalannya persidangan Tragedi Kanjuruhan itu dapat terbuka secara umum dan disiarkan secara langsung.

"Seharusnya, semua warga Indonesia termasuk Pak Jokowi bisa melihat bagaimana persidangan di Surabaya tersebut. Kalau media bisa meliputnya dengan live jalannya persidangan, maka kita bisa mengawal dan mengontrol," pungkasnya.

Seperti diketahui, Devi Athok, merupakan seorang Aremania asal Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang yang kehilangan dua putrinya yaitu Natasya Debi Ramadhani (16), dan Nayla Debi Anggraeni (13) di dalam Tragedi Kanjuruhan.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved