Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa Tua Diduga Sering Curi Barang di Masjid Muhajirin, Kota Malang

Aksi pencurian terjadi di Masjid Muhajirin, Jalan Bendungan Sigura-Gura Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Yuli A
YouTube/CCTV News
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Aksi pencurian terjadi di Masjid Muhajirin, Jalan Bendungan Sigura-Gura Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dalam aksinya itu, pelaku mencuri HP milik seorang pengendara ojek online (ojol).

Saksi mata, Moch Mabrur mengatakan, pencurian itu terjadi pada Senin (23/1/2023) siang.

"Kejadiannya terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban sedang istirahat tidur di bagian serambi masjid. HPnya dalam kondisi dicharge dan diletakkan tidak jauh dari korban," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (25/1/2023).

Tak lama, suara adzan dzuhur berkumandang dan membangunkan korban. Namun alangkah kagetnya korban, ternyata HP nya itu sudah tidak ada.

"Korban kaget dan bingung karena hanya chargernya saja, sedangkan HP nya hilang. Padahal HP tersebut sangat berharga karena dipakai korban untuk mencari nafkah," jelasnya.

Tak lama kemudian, korban mendatangi pos keamanan masjid untuk mengecek rekaman CCTV. Dan ternyata benar, HP tersebut dicuri oleh seorang pemuda.

"Dari CCTV, pelaku berusia antara 24-25 tahun, kurus dan tingginya sekitar 160 sentimeter, memakai sarung dan masker," tambahnya.

Dia mengaku tidak mengetahui identitas dari korban. Termasuk jenis dan merek HP milik korban yang dicuri pelaku.

"Saya enggak tahu namanya korban, tapi korban ini adalah seorang ojol dan berusia sekitar 40 tahun. Lalu untuk HP yang dicuri ini, saya tidak tahu jenis dan mereknya, cuma perkiraan harganya Rp 2 juta ke atas," jujurnya.

Mabrur juga mengungkapkan, pelaku ini diketahui kerap berdiam di masjid. Bahkan sejak pagi hari hingga malam, atau hanya keluar masjid saat siang hari saja.

"Setelah kejadian itu, pelaku tidak lagi terlihat di area masjid. Terakhir itu, pada Selasa (24/1/2023) ada yang melihat pelaku di depan masjid," tambahnya.

Dari informasi yang ia peroleh, pelaku ini merupakan mahasiswa tua dari salah satu PTN di Kota Malang. Namun hingga saat ini, pihaknya juga tidak mengetahui siapa nama pelaku dan dari mana asalnya.

"Selain itu, pelaku ini juga sering mengambil sarung milik masjid dan dibawa pergi. Dan setahu saya, ada sekitar tiga laporan kehilangan uang di dompetnya," imbuhnya.

Untuk saat ini, pihak korban mengaku sudah melaporkan ke pihak perusahaan aplikasi ojek online tempatnya bekerja. Namun, korban juga menyampaikan bahwa telah mengikhlaskan barangnya tersebut.

"Kalau soal laporan ke polisi, korban menyampaikan tidak dulu. Tetapi, korban sudah melapor ke aplikasi kalau HP nya hilang," pungkasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved