Berita Tuban Hari Ini

Dipicu Konflik Asmara, Duel Antara Dua Kakek di Tuban Bikin Pertumpahan Darah, Satu Nyawa Melayang

Dipicu Konflik Asmara, Duel Antara Dua Kakek di Tuban Bikin Pertumpahan Darah, Satu Nyawa Melayang

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/M Sudarsono
Polisi olah TKP insiden duel berdarah antara dua kakek di persawahan Dusun Bate Lor, Desa Bate, Kecamatan Bangilan, Tuban, Minggu (26/3/2023), pagi. 

SURYAMALANG.COM - Satu nyawa melayang seusai duel kakek yang terjadi di persawahan Dusun Bate Lor, Desa Bate, Kecamatan Bangilan, Tuban, Minggu (26/3/2023), pagi.

Duel berdarah antara Sakim (62) dan Sumiran (55) lantaran dipicu sakit hati.

Kemudian terjadi penganiayaan yang menyebabkan nyawa Sumiran hilang.

Kapolsek Bangilan, Iptu Rukandar, mengatakan kejadian bermula saat Sakim diperintah oleh Sarwi (65) untuk menanam jagung di lahannya.

Kemudian mengetahui ada Sumiran lewat di sampingnya membawa pupuk, pelaku ingat jika korban pernah membawa perempuan yang saat itu menjadi istrinya ke Jakarta, lalu menikahi. 

Bahkan menguasai rumah yang dibangun bersama mantan istrinya, yang kini juga sudah meninggal. 

"Tersangka sakit hati dengan spontan memukul korban menggunakan kayu panjang 120 cm, mengenai kepala 2 kali dan bagian kaki," ujarnya kepada wartawan.

Kapolsek menjelaskan, setelah mendapat pukulan benda tumpul, kemudian korban mengalami pendarahan pada bagian kepala dan mengakibatkan meninggal dunia.

Polisi yang mengetahui kejadian tersebut lalu mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan.

Sejumlah saksi diperiksa untuk dimintai keterangan, kemudian anggota yang ada juga melakukan olah TKP.

"Korban meninggal di tempat, pelaku dijerat pasal 338 KUHP Sub 351 Ayat (3) KUHP ancaman pidana 15 tahun penjara," pungkasnya.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved