Berita Surabaya Hari Ini

PT KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan 2 KAJJ Rute Baru

PT KAI Daop 8 Surabaya akan menghadirkan dua KA jarak jauh (KAJJ) baru yang sebelumnya tidak ada di Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2021.

Editor: Zainuddin
fikri firmansyah
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya akan menghadirkan dua KA jarak jauh (KAJJ) baru yang sebelumnya tidak ada di Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2021.

Dua KA tersebut adalah KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng–Gambir (PP), dan KA Pandalungan relasi Jember–Surabaya–Gambir (PP).

KA Argo Semeru terdiri dari sembilan kereta eksekutif yang berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 09.05 WIB, dan datang di Stasiun Gambir pukul 19.40 WIB.

KA yang akan beroperasi setiap hari ini terdiri dari sembilan kereta kelas eksekutif berkapasitas 450 penumpang.

Sedangkan KA Pandalungan akan beroperasi pada akhir pekan. KAJJ ini berangkat dari Surabaya Pasarturi tujuan Gambir pada pukul 19.05 WIB, dan dari Surabaya Pasarturi tujuan Jember pada pukul 06.48 WIB.

KA Pandalungan terdiri dari delapan kereta kelas eksekutif berkapasitas 400 penumpang.

"Pengoperasian dua KA baru ini untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan agar semakin banyak alternatif pilihan bepergian menggunakan KA," ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya kepada SURYAMALANG.COM, Senin (22/5/2023).

Stasiun Transit

PT KAI telah mengubah grafik Gapeka mulai 1 Juni 2023. Kini Stasiun Blitar menjadi stasiun transit bagi penumpang KA lokal.

Rencananya, ada dua perjalanan KA lokal dari Blitar ke Surabaya lewat Malang dan dari Blitar ke Surabaya lewat Kertosono.

"Hal yang menonjol di perubahan Gapeka 2023 adalah Stasiun Blitar seperti stasiun transit. Kalau sebelumnya kereta lokal putar via Malang kemudian ke Kertosono balik ke Surabaya, saat ini ada dua perjalanan baik via Kertosono maupun via Malang," kata Anne Purba, VP Corporate Secretary PT KAI Commuter.

PT KAI Commuter menargetkan dapat meningkatkan frekuensi perjalanan atau kapasitas angkut KA lokal di Jatim.

Saat ini rata-rata okupansi KA Dhoho mencapai 200 persen. Artinya, masih ada demand yang bisa dimunculkan di KA Dhoho.

"Apalagi saat ini masih ada pembangunan double track. Kami berharap bisa meningkatkan kapasitas angkut dan kapasitas operasional," katanya.

Perubahan Gepeka 2023 membuat frekuensi perjalanan KA lokal deri Blitar ke Surabaya lewat Kertosono bertambah menjadi lima PP atau 10 KA dan perjalanan KA lokal dari Blitar ke Surabaya lewat Malang tetap empat PP atau delapan KA.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved