Jumat, 24 April 2026

Kesehatan

WAWANCARA EKSKLUSIF Dr Yoyok Bekti Prasetyo: Identifikasi Dulu Agar Ada Solusinya

Kesehatan mental kaum muda sangat rentan. Banyak generasi Z yang putus asa menghadapi problematika hidup.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin

Sebelum bunuh diri, pasti ada fase sebelumnya. Ada ide, merencanakan, sampai kejadian. Arahnya sudah sistematis.

Faktornya bisa karena tidak mampu menghadapi stres, under estimate pada diri sendiri, dan bawaannya jadi cemas. Biasanya juga tidak mau interaksi. Makan saja sudah tidak selera. Merasa tidak punya masa depan. Akhirnya bunuh diri.

Apa yang perlu dilakukan sebagai support system?

Perlu ada program di sekolah dan kampus. Sebenarnya ada ukuran untuk mendeteksi ancaman bunuh diri dari remaja.

Dalam Suicide Skill Index (SSI) ada pertanyaan 'berapa orang yang ingin bunuh diri?'. Ada tools yang bisa diberikan pada siswa SMA atau SMK untuk mendeteksi itu.

Dari hasilnya, maka bisa dilakukan edukasi kesehatan mental. Kuncinya, pada release stres dan mengatur manajemen stres. Dan yang paling penting adalah dukungan keluarga.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved