Berita Surabaya Hari Ini

Lowongan Kerja di Pemprov Jatim, Butuh 5.885 Guru, 1.130 Tenaga Kesehatan dan 729 Tenaga Teknis

LOWONGAN KERJA DI PEMPROV JATIM - 7.744 formasi PPPK, terdiri dari 5.885 guru, 1.130 tenaga kesehatan dan 729 tenaga teknis.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Yuli A
fatimatuz zahroh
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni. 

LOWONGAN KERJA DI PEMPROV JATIM - 7.744 formasi PPPK, terdiri dari 5.885 guru, 1.130 tenaga kesehatan dan 729 tenaga teknis.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka lowongan untuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 


Total ada sebanyak 7.744 formasi yang disediakan untuk seluruh masyarakat yang berminat. Formasi tersebut terdiri dari 5.885 formasi guru, 1.130 formasi tenaga kesehatan, dan 729 formasi tenaga teknis.


Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni mengatakan bahwa pendaftaran dibuka mulai tanggal 20 September 2023 hingga tanggal 9 Oktober 2023. 


"Jadi, monggo masyarakat yang berminat untuk menjadi bagian dari Pemerintah Provinsi Jatim untuk mengikuti seleksi PPPK. Karena formasinya cukup besar ada 7.744 formasi," kata wanita yang akrab disapa Yuyun ini, pada Surya, Kamis (21/9/2023). 


Tidak hanya itu, ia menegaskan bahwa ada perbedaan signifikan dalam perekrutan PPPK ini. Yang pertama untuk kategori guru. 


Dijelaskan Yuyun, sebanyak 5.885 formasi yang dibuka ini tidak disediakan untuk umum. Melainkan khusus untuk guru tidak tetap GTT yang sudah lolos passing grade dalam seleksi dua tahun yang lalu atau yang disebut sudah P1.


"Jadi ini ceritanya menghabiskan sisa GTT yang sudah lolos passing grade namun belum diterima PPPK karena sebelumnya tidak ada kuota. Jadi mereka tidak akan dites lagi. Dan di Jatim ini sisa terakhir," tegasnya.


Yuyun menyebut dengan habisnya P1 ini, mereka akan diberi SK PPPK Pemprov Jatim pada waktunya nanti. Mereka ada yang saat ini posisinya mengajar di sekolah negeri maupun swasta.


"Setelah diangkat ya nanti ada SK penempatan di sekolah SMA SMK negeri maupun SLB yang ada di bawah kewenangan Pemprov Jatim," tandasnya.


Dengan meningkatnya kualitas guru maka Pemprov Jatim berharap ada peningkatan dan penguatan SDM Jatim lebih berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.


Sedangkan untuk kategori formasi tenaga kesehatan dan formasi tenaga teknis ditegaskan Yuyun tetap akan seleksi CAT sebagaimana pada umumnya. Masyarakat bisa melamar baik dari Jatim maupun luar daerah.


Karena jika ada pelamar dari luar provinsi pun nanti lokasi tes CAT nya akan disesuaikan dengan bisa tes di lokasi domisili.


Selain itu, Yuyun menegaskan bahwa yang berbeda juga dibandingkan seleksi sebelumnya, untuk formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis, pegawai Pemprov Jatim yang non ASN juga bisa ikut mendaftar.


"Bahkan ada kuota khusus. Untuk nakes dan tenaga teknis, masing masing dibagi kuotanya. Dari masing-masing total formasi, 80 persennya memang adalah untuk non ASN dan 20 persennya adalah untuk umum. Jadi silahkan dimanfaatkan," tegasnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved