KA Probowangi Vs Isuzu Elf di Lumajang
Hari-hari Terakhir Gatot Hary Tjahyono sebelum Tewas Bersama 10 Teman di Lumajang
Wiwik Tur Andayani merupakan istri korban Gatot Hary Tjahyono. Dia mengetahui suaminya tewas dalam tragedi itu pada Senin sekira pukul 2 pagi, setelah
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Yuli A
Wiwik Tur Andayani merupakan istri korban Gatot Hary Tjahyono. Dia mengetahui suaminya tewas dalam tragedi itu pada Senin sekira pukul 2 pagi, setelah berkali-kali menghubungi telepon.
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dari kejauhan suara sirine ambulans terdengar samar-samar. Asma (83) di sebuah rumah dengan alamat Gubeng Kertajaya VII E37 RT 6 RW 04, Surabaya, sekira pukul 14.00 duduk di ruang tengah bersama tiga anaknya dan cucunya.
Tak lama suara sirine mendekati rumah Asma. Ia yang merupakan seorang ibu dari empat anak itu menjerit keras dan menangis. Suara tangisan itu menjadi lebih keras ketika sejumlah orang mengangkat peti jenazah ke rumah Asma.
Dalam peti itu terdapat jenazah Gatot Hary Tjahyono (55). Laki-laki itu adalah anak Asma yang paling bontot.
Akhir hidupnya sungguh membuat banyak orang terenyuh. Ia tewas tertabrak KA Probowangi di Lumajang, pada Minggu (19/11/2024).
Gatot malam itu tewas bersama 10 orang teman angkatan SMA-nya. Insiden ini bermula ketika 14 lulusan SMA Indah Mardi Surabaya angkatan 1987 mengadakan acara reuni di Banyuwangi.
Perjalanan dimulai pada Sabtu (20/11) dengan terlebih dahulu berkumpul di rumah Soekarnoto, salah seorang korban asal Putat Jaya Surabaya. Salah seorang bernama Sri Rahayu asal Simo Mulyo, Surabaya mengajak cucu umur 8 tahun.
Pukul 23.00 rombongan berangkat menggunakan Elf menuju Banyuwangi. Bersama sopir Elf yakni 16 orang. Di sana rombongan ini menikmati liburan akhir pekan di sejumlah pantai. Di antaranya Pantai Ketapang Banyuwangi dan Pantai Ratu.
Liburan telah selesai. Minggu sore mereka bertolak menuju Surabaya. Naas, ketika sampai Lumajang, mereka mengalami petaka. 11 orang tewas, sedangkan 5 orang lain mengalami luka berat.
Wiwik Tur Andayani merupakan istri korban Gatot Hary Tjahyono. Dia mengetahui suaminya tewas dalam tragedi itu pada Senin sekira pukul 2 pagi, setelah berkali-kali menghubungi telepon.
Ternyata, teleponnya diangkat petugas Rumah Sakit Haryoto, dan menyebutkan suaminya telah meninggal karena menjadi korban kecelakaan. Seketika itu Wiwik berangkat ke Lumajang menjemput jenazah suaminya.
Vivi adalah keponakan Gatot Hary Tjahyono. Dia masih ingat kenangan bersama mendiang. Dua bulan sebelum meninggal, Gatot yang dua tahun terakhir pindah ke Ngawi sering pulang ke rumah orangtuanya di Gubeng, Surabaya.
"Sering sekali bisa satu minggu dua kali. Padahal jarak Surabaya-Ngawi kan lumayan," kenang Vivi.
Gatot adalah seorang ayah yang memiliki dua anak. Anak-anaknya telah dewasa dan sudah menikah. Ia sudah memiliki satu cucu. Mereka menetap di Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah.
Vivi ingat pamannya itu memiliki hobi memelihara ikan-ikan hias. Akuarium dan ikan-ikan hiasnya banyak. Dulu semua itu ada di Gubeng. Lalu Gatot memboyong ke Ngawi dan Sulawesi Tengah.
Janji Wali Kota Surabaya Pada Anak-anak Korban Kecelakaan Isuzu Elf Vs KA Probowangi di Lumajang |
![]() |
---|
FAKTA Baru Instruksi Google Maps dalam Kecelakaan Maut KA Probowangi Vs Isuzu Elf di Lumajang |
![]() |
---|
BREAKING NEWS Sopir Isuzu Elf Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Maut dengan KA Probowangi |
![]() |
---|
Kadishub Jatim Sebut Pemkab Lumajang Seharusnya Bisa Bangun Palang Pintu Rp 1-2 Miliar |
![]() |
---|
Firasat Buruk Jadi Nyata, Riyono Enggan Ikut Reuni sebelum Tewas Bersama 10 Teman di Lumajang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.