Berita Probolinggo Hari Ini

Tercatat 3.000 Wisatawan ke Gunung Bromo Lewat Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang

Ada 3.000 wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo melalui empat pintu masuk, Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Yuli A
danendra kusuma
Penampakan jembatan kaca Seruni Point, kawasan Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. 

Ada 3.000 wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo melalui empat pintu masuk, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang.

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mencatat sedari Minggu (24/12/2023) hingga Selasa (26/12/2023), sebanyak 3.000 wisatawan bertandang ke Gunung Bromo


Kepala Resort Lautan Pasir BBTNBTS, Ariyanto, mengatakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo meningkat cukup signifikan. 


Bahkan, jika ditilik dari booking tiket online, peningkatannya mencapai 100 persen. 


"Ada 3.000 wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo melalui empat pintu masuk, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang," kata Kepala Resort Lautan Pasir BBTNBTS, Ariyanto, Rabu (27/12/2023). 


Ariyanto membenarkan, seiring dengan membludaknya pengunjung sempat terjadi antrean kendaraan cukup panjang di pintu masuk wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Malang, pada Minggu (24/12/2023). 


Namun, kepadatan itu tak berlangsung lama. Kini, arus kendaraan bergerak lancar. 


"Saat ini sudah terkendali atau terurai. Arus kendaraan di pintu masuk ramai lancar," sebutnya. 


Sementara, dia menjelaskan, wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo rata-rata didominasi wisawatawan domestik, yakni sebanyak 90 persen. 


Sisanya, adalah wisatawan asing. 


"Saat ini, wisawatan asing yang berkunjung lewat pintu masuk Cemorolawang hanya 35 orang saja. Pengunjung didominasi wisatawan lokal," jelasnya. 


Dia memastikan status Level II atau Waspada Gunung Bromo dan kebijakan jarak 1 KM dari kawah dilarang ada aktivitas manusia tak memengaruhi jumlah kunjungan. 


Ariyanto memprediksi pada Sabtu (30/12/2023) dan Minggu (31/12/2023) akan tetap terjadi peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan. 


"Kami mengimbau kepada para wisatawan agar tetap mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pihak pengelola," urainya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved