Breaking News

Berita Malang Hari Ini

Universitas Negeri Malang Ujicoba Smart Parking Berbasis Pengenalan Wajah

Universitas Negeri Malang (UM) sedang menguji coba smart parking di salah satu titik parkir di kampus itu berbasis pengenalan wajah

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/sylvi
Universitas Negeri Malang (UM) sedang melakukan ujicoba smart parking berbasis pengenalan wajah di salah satu area parkir di kampus itu. 

SURYAMALANG.COM,MALANG-Universitas Negeri Malang (UM) sedang menguji coba smart parking di salah satu titik parkir di kampus itu berbasis pengenalan wajah. Prof Dr Nandang Mufti SSi MT Direktur Inovasi UM pada suryamalang.com menyebutkan ada tiga alasan utama melakukan inovasi smart parking.

"Ada tiga alasan dilaksanakan inovasi itu," jelas Nandang pada suryamalang.com, Rabu (27/12/2023). 

Pertama untuk meningkatkan keamanan kendaraan dilingkungan kampus karena dengan smart parking dengan mudah bisa membedakan antara civitas UM dan umum. Kedua, untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan parkir di lingkungan kampus UM dan ketiga, memberikan layanan parking yang lebih baik dengan mempermudah. 

"Dengan sistem smart parking ini tidakn perlu menunjukkan STNK atau kartu mahasiswa karena sudah berbasis AI dalam pengenalan wajah sehingga akan mengurangi antrian," jelas Nandang.

Ia menyebutkan ujicoba smart parking memang masih di satu titik dan perlu evaluasi untuk dikembangkan ke beberapa titik lainnya.

Dijelaskan, smart parking merupakan pengembangan dari sistem happiness Index yang telah dikembangkan UM sebelumnya yang menggunakan sistem pengenalan wajah. Yaitu  menggunakan sistem face recognation, Artificial Intelligent dan machine learning.

"Pada smart parking yang sudah di kembangkan UM,  palang pintu parkir  akan terbuka secara otomatis ketika wajah yang membawa kendaraan dikenali sebagai Civitas UM, termasuk terdeteksi namanya," jawab dia.

Sedang jika yang membawa kendaraan bukan civitas UM maka palang pintu parkir akan tertutup. Sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh security untuk memastikan bahwa yang mengendarai adalah pemilik kendaraan.

Smart parking berbasis face recognition dikembangkan tim dari Departemen Teknik Elektro dan Informatika yang di pimpin oleh Harits Ar Rasyid, MT PhD dalam koordinasi Direktorat Inovasi UM.

Menurut Aisha, mahasiswa UM dengan smart parking sebagai kemajuan dan untuk keamanan kendaraan civitas akademi UM.

"Memang saya belum mencoba smart parking karena masih libur semester. Biasanya sistem parkirnya di UM biasa dengan pengawasan satpam. Untuk keamanan, satpam biasanya keliling area parkir untuk kerapian parkir dan bila menemukan barang berharga di motor akan disimpan. Saya pernah lupa mengambil kunci sepeda motor karena buru-buru ke ruang kelas. Untuk mengambilnya, saya menunjukkan STNK motor," jawab dia.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved