Berita Malang Hari Ini
Perayaan Tahun Baru Berakhir, Volume Sampah di Kota Malang Naik 70 Ton
Setelah malam perayaan Tahun Baru, tumpukan sampah yang masuk ke TPA Supiturang meningkat 70 ton dibandingkan hari biasanya.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Perayaan Tahun Baru meningkatkan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supiturang, Kota Malang.
Setelah malam perayaan Tahun Baru, tumpukan sampah yang masuk ke TPA Supiturang meningkat 70 ton dibandingkan hari biasanya.
Biasanya TPA Supiturang menerima 530 ton sampah per hari. Tapi setelah malam Tahun Baru, sampah yang masuk ke TPA Supiturang sekitar 600 ton. Sampah-sampah ini dikumpulkan dari berbagai titik.
Kepala UPT TPA Supit Urang, Heru Toto mengatakan jumlah tersebut hanya perkiraan saja. Pihaknya masih mendata dari timbangan hasil dari sampah yang masuk ke TPA SUupiturang setiap harinya.
Mayoritas sampah dari malam Tahun Baru dikumpulkan dari beberapa wilayah yang menjadi pusat keramaian, seperti Jalan Ijen, sekitar Balai Kota Malang, dan kawasan Kayutangan Heritage.
"Kalau sampai yang masuk ke TPA itu dari keseluruhan daerah di Kota Malang," ujar Heru kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (2/1).
Pemkot Malang menambah armada pasukan kuning pada malam pergantian Tahun Baru. Para pasukan kuning ini yang membersihkan sampah pada malam pergantian tahun.
Kabid Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Dwi Wijono mengatakan pihaknya langsung membersihkan sampah setelah perayaan malam pergantian tahun berakhir. "Kami membersihkan sampah mulai pukul 03.30 WIB," kata Dwi.
Beragam sampah dari malam pergantian tahun. Mayoritas sampah adalah sisa minuman dan makanan.
"Seperti di sekitar Skodam, kemarin banyak yang jualan. Padahal sebelumnya tidak ada orang yang jualan di kawasan itu. Lokasi yang paling banyak menghasilkan sampah adalah Alun-alun Merdeka, Kayutangan, dan Ijen," tandasnya.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.