Bidan Bentak Ibu Melahirkan Bikin Suami Pilu, Istri dan Bayinya Meninggal Diduga Malpraktik

Kelakuan bidan bentak ibu melahirkan bikin suami pilu, istri dan bayinya meninggal diduga malpraktik.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
TRIBUNCIREBON/HANDHIKA RAHMAN
Tasrun (kiri) suami di Indramayu (kiri). Bidan bentak ibu melahirkan bikin suami pilu, istri dan bayinya meninggal diduga malpraktik 

SURYAMALANG.COM, - Sikap bidan bentak ibu melahirkan membuat suami pilu sebelum istri dan bayinya meninggal dunia. 

Suami bernama Tasrun di Indramayu, Jawa Barat itu harus kehilangan dua orang sekaligus yakni istri serta bayinya yang baru lahir.

Tasrun menduga istrinya, Kartini (23) dan bayinya jadi korban malpraktik di RSUD MA Sentot Patrol.

Usut punya usut, kemalangan yang dialami Kartini sudah dirasakan bahkan sebelum wafat.

Tasrun pun tak kuasa menahan kesedihan saat mengingat kesakitan yang dialami almarhum istri tercintanya itu. 

Sebagai suami, Tasrun menjadi saksi hidup Kartini mendapatkan pelayanan buruk dari bidan yang membantu istrinya melahirkan di rumah sakit.

Sebelum istri dan anaknya meninggal dunia setelah melahirkan, Tasrun mendengar istrinya dibentak-bentak oleh bidan.
 
"Saya denger istri saya itu dibentak. Katanya 'ibu jangan jerit-jerit terus dong'," ujar Tasrun kepada Tribuncirebon.com, Selasa '(2/2/2024). 

Baca juga: Kisah Cinta Made Sutarini dan James, Suami Mutilasi Istri di Malang Dulu Perawat Kecantol Pasien

Artikel TribunnewsBogor.com 'Sikap Ketus Bidan Sebelum Ibu dan Bayi Tewas saat Melahirkan'.

Detik-detik saat Kartini masih berjuang bertahan melahirkan bayinya
Detik-detik saat Kartini masih berjuang bertahan melahirkan bayinya (Kolase Instagram via TribunnewsBogor.com)

Padahal, kata Tasrun saat itu istrinya menjerit karena sedang menahan sakit hendak melahirkan.

Alih-alih ditenangkan oleh petugas medis, istri Tasrun malah dibentak agar tak menjerit.

Sikap ketus bidan yang membentak korban pun membuat keluarga sakit hati dan kecewa.

Hingga akhirnya keluarga korban melaporkan dugaan malapraktik itu kepada polisi.

Tasrun mengatakan, istrinya sempat diperiksa dahulu oleh dokter.

Saat itu, dokter mengatakan detak jantung ibu dan bayinya tersebut normal.

"Terus pas mau lahiran kata dokternya, ini kalau enggak bisa ngebuka katanya mau dilakukan secara cesar," ujar Tasrun. 

Baca juga: Viral Kunjungan Prabowo di Cilincing Minta KTP Dibantah Warga, Wawancara Diedit Diberi Rp 200 Ribu

Tasrun suami korban melaporkan dugaan malapraktik ke Polres Indramayu
Tasrun suami korban melaporkan dugaan malapraktik ke Polres Indramayu (TRIBUNCIREBON/HANDHIKA RAHMAN)
Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved