Suami Mutilasi Istri

Pembunuhan dan Mutilasi di Kota Malang, James Dihantui Istrinya

James Loodewyk Tomatala (61) merasa tidak tenang setelah membunuh dan memutilasi istrinya, Ni Made Sutarini (55) di Jalan Serayu, Kota Malang.

|
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
James Loodewyk Tomatala (61) setelah ditahan di Mapolresta Malang Kota, Kamis (4/1). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - James Loodewyk Tomatala (61) merasa tidak tenang setelah membunuh dan memutilasi istrinya, Ni Made Sutarini (55) di Jalan Serayu, Kota Malang. James merasa korban terus menghantuinya sepanjang malam.

Kuasa hukum tersangka, Guntur Putra Abdi Wijaya mengatakan James membunuh dan memutilasi jasad istrinya pada Sabtu (30/12) siang. Tersangka memutilasi jasad korban mulai pukul 12.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

Tersangka memutilasi jasad korban menggunakan pisau yang ada di dapur. Tersangka memotong-motong jasad korban menjadi 10 bagian.

"Pada malam harinya, tersangka merasa dihantui oleh korban. Bahkan pada malam itu, tersangka tidak tidur karena terus dibayang-bayangi oleh korban," ujar Guntur kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (4/1).

Karena dihantui korban itulah tersangka tidak tahan dan menyerahkan diri ke polisi. Sebelum menyerahkan diri, tersangka sempat berpikir semalaman.

"Pada keesokan harinya, tersangka minta tolong ke tetangga untuk mengangkat ember berisi potongan tubuh korban. Tetangganya ketakutan dan lari. Setelah itu, tersangka menyerahkan diri ke polisi," imbuhnya.

Guntur menduga tersangka tidak merencanakan pembunuhan dan mutilasi jasad korban tersebut. Menurutnya, semua alat yang digunakan tersangka memang biasa ada di rumah tersebut.

"Tersangka menggunakan pisau dapur. Sedangkan tongkat yang digunakan untuk mencekik korban merupakan tongkat yang biasanya dipakai untuk memburu tikus di rumah," tandasnya.

James memiliki riwayat penyakit diabetes. Diduga gangguan kesehatan itu yang membuat hubungan tersangka dengan korban tidak harmonis, lalu tersangka menuduh korban selingkuh dengan laki-laki lain. Guntur menyebutkan tersangka lama curiga kepada istrinya.

"Tersangka memang kurang begitu harmonis dengan istrinya. Bahkan setelah tersangka pensiun juga seperti itu," ujarnya.

Tersangka memiliki riwayat diabetes dari orang tuanya. "Saudara tersangka meninggal juga karena penyakit diabetes," imbuh Guntur.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved