Berita Malang Hari Ini

Universitas Negeri Malang Akan Terima Mahasiswa Baru sampai 12.000 Orang

Universitas Negeri Malang (UM) akan menambah jumlah mahasiswa baru (maba) sampai 12.000 orang.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang (UM). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Universitas Negeri Malang (UM) akan menambah jumlah mahasiswa baru (maba) sampai 12.000 orang. Saat ini jumlah maba di UM rata-rata sekitar 8500 orang per tahun.

Untuk menaikkan jumlah maba tersebut, rektorat akan melihat program studi (prodi) yang paling banyak diminati. Rektorat akan menaikkan kuota maba pada prodi dengan peminat tinggi.

"Sesuai pengalaman tahun lalu, banyak calon maba yang ingin bisa diterima di UM di beberapa prodi tertentu. Kami akan menaikkan kuota pada prodi yang peminatnya tinggi," kata Prof Dr Hariyono MPd, Rektor UM kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (4/1).

Prodi Tata Boga, Prodi Teknologi Informasi, Prodi Akuntansi, dan Prodi Psikologi termasuk prodi yang memiliki minat tinggi di UM. Tahun lalu, banyak calon maba yang tidak bisa masuk ke prodi-prodi tersebut karena kuota terbatas.

"Kami akan menambah beberapa rombongan belajar (rombel) di beberapa prodi. Selain itu juga ada rencana membuka prodi baru, seperti Prodi Kebidanan, Prodi Keperawatan, dan Prodi Gizi," terangnya.

UM akan melaporkan rencana pembukaan prodi tersebut ke Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) pada 15 Januari 2024. Menurutnya, UM sudah menyiapkan dosen, sarana, dan prasarana untuk prodi yang akan dibuka tersebut.

"Saat ini sarana di Gedung Kuliah Bersama (GKB) belum termanfaatkan maksimal. FMIPA juga akan membangun laboratorium," imbuhnya.

Sejumlah gedung bertingkat juga masih bisa ditambah sampai maksimal 12 lain. Saat ini rata-rata gedung bertingkat di UM masih mencapai tujuh lantai.

UM juga akan membuka ruang partisipasi publik pada tahun ini. Masyarakat atau orang tua mahasiswa bisa menggunakan ruang ini untuk koordinasi dengan kepala prodi untuk bisa melihat perkembangan perkuliahan mahasiswa.

"Nanti orang tua boleh masuk ruang kelas. Jadi, orang tua bisa tahu pelajaran di prodi," terangnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved