Berita Jember Hari Ini

Petugas KPPS di Jember Tewas Masuk Sumur Setelah Dilantik, Polisi: Korban Depresi

Petugas KPPS itu juga sering mengaku rindu dengan almarhum ayahnya, yang tewas di dalam sumur itu juga

Editor: Dyan Rekohadi
TRIBUNJATIMTIMUR.COM/ Dokumen Polsek Sempolan Silo
Proses evakuasi jasad anggota KPPS yang tewas tercebur sumur di Desa Pace Kecamatan Silo Jember, JUmat (26/1/2024) 

Laporan : Imam Nawawi

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Seorang Petugas Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Desa Pace Kecamatan Silo Jember tewas masuk sumur sesaat setelah dilantik, Jumat (26/1/2024).

Korban yang merupakan petugas KPPS yang masih muda diketahui melompat masuk ke dalam sumur di rumahnya.

Kejadian itu sempat disaksikan langsung oleh tetangga korban yang kemudian berteriak meminta pertolongan warga.

Korban , petugas KPPS yang mengakhiri hidup itu ialah MH (27) .

Kapolsek Sempolan Silo, AKP M.Na'i mengungkapkan bahwa, selum tewas korban beberapa hari terakhir ini sering berpamitan kepada keluarganya dan berpesan untuk menjaga putranya.

Selain itu, kata dia, korban juga sering mengeluhkan sakit akibat bisul di kepalanya.

Sehingga hal tersebut diduga membuat petugas KPPS ini depresi.

"Korban di duga depresi sehingga melompat ke dalam sumur," kata Na'i melalui keterangan tertulis, Jumat (26/1/2024)

Dugaan tersebut juga diperkuat oleh pernyataan korban yang sering mengaku rindu dengan almarhum ayahnya, yang tewas di dalam sumur ini.

"Ayah korban meninggal dunia juga akibat bunuh diri dengan melompat ke dalam sumur yang sama," ungkapnya.

Kronologi kejadian itu, Na'i mengungkapkan bahwa awalnya pemuda tersebut berangkat ke Balai Desa Pace Kecamatan Silo, guna mengikuti kegiatan pelantikan KPPS pada Kamis (25/1/2024) pagi.

"Setelah selesai korban pulang, kemudian korban mengeluhkan kepalanya sakit dikarenakan bisul. Korban mengatakan rindu kepada almarhum ayahnya dan berpamitan kepada saksi yang bernama Hj. IR saat hendak ke makam ayahnya yang terletak di belakang rumah korban," katanya.

Menurut keterangan saksi, setelah dari makam selanjutnya korban membuang kayu penutup sumur. Lalu korban langsung melompat ke dalamnya.

"Saksi  yang mengetahui kejadian tersebut sempat berusaha menghalangi korban namun korban terlanjur jatuh ke dalam sumur. Hingga Hj IR berteriak minta tolong dan warga langsung berdatangan serta berusaha mengevakuasi korban," ulasnya.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved