Minggu, 19 April 2026

Berita Malang Hari Ini

KH Marzuki Mustamar Nyoblos di TPS 41 Kota Malang Bersama Keluarga

KH Marzuki Mustamar menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2024 di TPS 41, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (14/2/2024).

Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
KH Marzuki Mustamar menyalurkan hak pilihnya di TPS 41, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (14/2/2024). Ia datang ke TPS bersama istri, anak, dan menantunya. Jumlah total, ada tujuh anggota keluarga yang ikut, dan satu anak kecil yang digendong berusia sekitar satu tahun. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - KH Marzuki Mustamar menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2024 di TPS 41, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (14/2/2024).

KH Marzuki Mustamar datang ke TPS bersama istri, anak, dan menantunya. Jumlah total, ada tujuh anggota keluarga yang ikut, dan satu anak kecil yang digendong berusia sekitar satu tahun.

Marzuki tiba di TPS 41 pukul 9.00 WIB. Ia datang ke TPS 41 berjalan kaki dari kediamannya yang berjarak sekitar 300 meter. Tiba di lokasi, petugas menyambut kedatangan Marzuki.

Ia dan istrinya beserta anak-anaknya sempat menunggu di depan sebelum masuk melalui meja pendaftaran.

"Ada tiga anak saya yang baru pertama kali mencoblos," kata Marzuki sembari menunjuk ketiga putrinya yang ikut di belakang.

Setelah mendaftarkan diri, Marzuki duduk di kuri ruang tunggu. Tak lama kemudian namanya dipanggil. Marzuki bersama istrinya menuju bilik suara untuk mencoblos.

Ada empat bilik suara. Dari kejauhan, Marzuki terlihat sesekali membuka surat suara yang ia terima sebelum dicoblos. Lalu melipatnya kembali dalam bentuk awal.

Setelah itu, ia memasukan surat suara ke kotak suara, dipandu petugas yang bekerja di lokasi.

Marzuki kemudian mencelupkan jarinya ke tinta, sebagai tanda bahwa ia telah mencoblos. Ia kemudian pamit dari petugas TPS untuk pulang.

"Lihat, Marzuki tidak Golput," ujarnya dengan menunjukan ujung jari yang berwarna biru tinta.

Istrinya juga ikut menunjukan jari yang baru saja mencoblos. Setelah itu, anak-anaknya ikut mencoblos.

Marzuki berpesan agar masyarakat menyalurkan hak pilihnya. Ia mengajak masyarakat menggunakan hak pilih dengan baik, tidak menjadi golongan putih.

"Gunakan hak pilih dengan baik, jangan golput, apalagi nggembosi. Itu melanggar etika dan UU. Menggembosi Pemilu berarti menggembosi NKRI," katanya.

Marzuki juga mengingatkan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh apapun dalam memilih, seperti yang terjadi dalam serangan fajar.

Ia meminta agar pemilih menggunakan hati nuraninya untuk menentukan pilihan.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved