Berita Malang Hari Ini

SDK Santa Maria II Malang Rayakan Imlek dan Valentine Lewat Lomba Pengolahan Sampah dan Fashion Show

SD Katolik Santa Maria II Malang mengadakan kegiatan imlek dan valentine dengan lomba pengolahan sampah, fashion show dan pertunjukan barongsai

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Suasana lomba fashion show di SD Katolik Santa Maria II Kota Malang yang melibatkan siswa dan orangtua mereka, Jumat (16/2/2024) 

SURYAMALANG.COM , MALANG - SD Katolik Santa Maria II Malang mengadakan kegiatan imlek dan valentine, Jumat (16/2/2024).

Acara itu juga dimeriahkan lomba pengolahan sampah, fashion show dan juga ada pertunjukan barongsai.

Yang menarik di kegiatan ini adalah pelibatan orangtua dan peserta didik dalam lomba. 

Seperti di lomba fashion show, yang tampil adalah siswa bersama ayah atau ibu mereka.

Peserta lomba tampil di depan tiga juri yang duduk di depan panggung yang ditempatkan di halaman sekolah.

Siswa dan orangtuanya terlihat maksimal dalam berbusana. 

"Kegiatan tahun ini lebih meriah. Alasan kami mengadakan ini karena ingin merawat tradisi dan budaya. Karena itu ada kegiatan imlek dan valentine di sekolah," jelas Sr M Marsiana SPM SPd, Kepala SDK Santa Maria II Malang pada suryamalang.com di sela acara. 

Acara itu juga dikaitkan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Dunia. Karena itu ada lomba pengolahan sampah menjadi produk dengan juri dari DLH Kota Malang.

Lomba ini merupakan lomba beregu, di mana dalam satu tim berisi lima siswa dan tiga orangtua.

Produk yang dibuat dalam lomba merupakan hasil olahan sampah atau barang-barang bekas seperti koran, botol minuman, galon dan benda-benda kertas lainnya. Sehingga bisa jadi produk layak jual dipajang di meja dekat panggung.

"Kami adakan ini karena sekolah kami adiwiyata provinsi. Ini cara kami berjuang dan berusaha untuk lingkungan hidup," papar Kepala sekolah.

Pesan yang ingin disampaikan lewat kegiatan ini adalah meningkatkan kreatifitas peserta didik serta  kolaborasi orangtua dan peserta.

"Memang selama ini sudah berjalan tapi ingin kami tingkatkan lagi. Dan ini lebih banyak. Sebelumnya dari paguyupan atau tim kelas. Saat ini selain tim kelas, orangtua juga iya. Jadi lebih semarak," papar dia.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved