Berita Malang Hari Ini
Kota Malang Nihil Penyakit Mulut dan Kuku pada Ternak, Pasokan Daging Aman Sampai Lebaran
Pemerintah Kota Malang mengklaim tidak ada kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang mengklaim tidak ada kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.
Sejauh ini, tidak ada satu pun laporan masuk mengenai PMK. Meski tidak ada laporan kasus, Pemkot Malang tetap menggencarkan vaksinasi kepada hewan, terutama sapi.
Terkait vaksinasi untuk hewan ternak, 1.000 dosis vaksinasi telah diberikan untuk mengantisipasi dan mempertahankan status Kota Malang l tetap bebas PMK serta mendukung program pemerintah pusat yakni Indonesia Bebas PMK pada 2035.
Pemkot Malang menggencarkan vaksinasi PMK pada hewan ternak serta mengimbau kepada warga lebih cermat saat membeli sapi atau hewan ternak dari luar daerah.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang, drh Anton Pramujiono mengatakan, pihaknya aktif memantau distribusi hewan ternak yang masuk ke Kota Malang.
“Dispangtan sendiri terus aktif memantau kondisi di lapangan, termasuk distribusi hewan ternak yang masuk ke Kota Malang. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sapi yang terkena PMK,” terang Anton.
Anton juga mengimbau kepada masyarakat turut aktif memberikan informasi dan melaporkan jika ada temuan hewan ternak yang diduga terkena PMK.
Selain upaya yang telah dilakukan, Dispangtan juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk dapat mengenali tanda-tanda PMK sehingga sapi ternaknya terawat dan sehat.
“Dispangtan juga membuka ruang untuk membantu peternak jika membutuhkan konsultasi terkait kesehatan hewan ternak,” tambahnya.
Selain memberikan pakan berupa hijauan makanan ternak (HMT), sapi ternak disebut Anton memerlukan tambahan asupan mineral dan vitamin yang berperan mempertahankan, meningkatkan kekuatan tubuh, serta meningkatkan kesehatan ternak.
Dengan tidak adanya temuan PMK ini, Pemkot Malang memastikan daging yang dijual aman untuk konsumsi. Pasokan daging juga dipastikan aman hingga Lebaran.
Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi mengatakan jumlah vaksin PMK mencukupi kebutuhan. Adapun ketersediaan daging sapi sebanyak 114,42 ton dari kebutuhan 114 ton per bulan.
Populasi sapi di Kota Malang sekitar 1.500 ekor. Bila peternak menemukan gejala PMK agar segera berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan).
"Kami rutin vaksin hewan setiap tiga bulan sekali. Ini juga untuk memastikan hewan ternak sehat dan layak konsumsi," ujar Slamet.
Peternak sapi perah Purnomo, warga Kelurahan Tlogowaru, mengaku menerima manfaat vaksin PMK gratis untuk kesehatan hewan ternak. Sudah tiga kali ini ia menerima layanan vaksin untuk hewan ternak.
"Sebagai peternak, saya merasa aman karena kesehatan hewan terjamin," ujarnya.
Purnomo memiliki tujuh ekor sapi perah yang menghasilkan 25 liter susu per hari. Ia menjual susu segar Rp 12.000 per liter.
Pada saat Ramadan ini, permintaan susu meningkat. Momen ini pun menjadi waktu yang dinanti-nanti bagi dia dan peternak lainnya.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.