Berita Gresik Hari Ini

Banyak Rumah Terbelah di Pulau Bawean, Luluh Lantak Akibat Gempa Berkali-kali Berjarak 30 Km

PULAU BAWEAN luluh lantak tapi tidak ada korban jiwa, banyak rumah yang rusak, ada yang terbelah, plafon jatuh.

|
Penulis: Willy Abraham | Editor: Yuli A
Ist
Warga di Pulau Bawean Gresik mengungsi waspada gempa susulan 

PULAU BAWEAN luluh lantak tapi tidak ada korban jiwa, banyak rumah yang rusak, ada yang terbelah, plafon jatuh.

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Warga Pulau Bawean, Kabuopaten Gresik, Jawa Timur, dianjurkan mengungsi jika rumahnya retak akibat gempa bumi yang pusatnya hanya sekitar 30 Km di arah barat pulau itu.

Pulau itu terbagi menjadi dua wilayah: Kecamatan Sangkapura di selatan dan Kecamatan Tambak di utara. 

Camat Sangkapura, Umar Junid, menyebutkan, wilayahnya sangat terdampak. Banyak rumah warga yang rusak, termasuk fasilitas umum.

"Luluh lantak tapi tidak ada korban jiwa, rumah banyak yang rusak, ada yang terbelah, plafon jatuh. Korban alhamdulilah tidak ada," ujarnya, Jumat (22/3/2024).

Kondisi terkini, aliran listrik masih aman, tidak ada pemadaman. Warga banyak yang mengungsi. Umar mengaku memberikan himbauan kepada warga melalui video untuk meninggalkan rumah sementara ini.

"Semua saya perintahkan mengungsi tidak tidur dalam rumah dulu, menghindari tepi pantai, saya sudah perintahkan lewat video juga, tidak ada di dalam rumah," ujarnya.

Pada hari ini gempa terasa beberapa kali di Pulau Bawean.

Kepala BPBD Kabupaten Gresik Sukardi, yang baru saja dilantik hari ini menjelaskan, saat ini dirinya bersama tim BPBD berupaya menyiapkan bantuan dan personel secepat mungkin. Hal ini karena kapal yang berangkat dari Pelabuhan Gresik ke Bawean berangkat jam 19.00 WIB.

"Saat ini kita fokus menyiapkan bantuan dan personel untuk dikirimkan ke saudara-saudara kita di Pulau Bawean yang memerlukan bantuan akibat gempa bumi hari ini. Kita siapkan secepat mungkin karena kapal dari Gresik dijadwalkan berangkat nanti jam 7 malam," terang Sukardi.

Baca juga: Pulau Bawean Hanya 30 Km dari Pusat Gempa Tuban, Bupati Gresik Kirim Bantuan dan Personel

Pulau Bawean sangat dekat dengan pusat gempa bumi yang langka terjadi di Laut Jawa itu. Jarak pusat getaran ke Pulau Bawean hanya sekitar 30 Km. Episenter gempa bumi yang berkali-kali terjadi pada Jumat (22/3/2024) itu berada di kedalaman 10 Km Laut Jawa, berjarak 126 Km arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur. Gempa bumi dirasakan cukup kuat getarannya di seluruh Pulau Jawa.
Pulau Bawean sangat dekat dengan pusat gempa bumi yang langka terjadi di Laut Jawa itu. Jarak pusat getaran ke Pulau Bawean hanya sekitar 30 Km. Episenter gempa bumi yang berkali-kali terjadi pada Jumat (22/3/2024) itu berada di kedalaman 10 Km Laut Jawa, berjarak 126 Km arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur. Gempa bumi dirasakan cukup kuat getarannya di seluruh Pulau Jawa. (google maps)

Di samping itu, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui BPBD juga telah mengeluarkan himbauan bagi masyarakat Gresik, utamanya di Pulau Bawean. Masyarakat diimbau untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Disamping itu, perlu dilakukan pemeriksaan guna memastikan bangunan tempat tinggal aman sebelum kembali dimasuki.

Sebagai informasi, Pulau Bawean, merupakan lokasi terdekat dengan titik episenter gempa bumi. Di sana, gempa bumi dirasakan dengan skala intensitas III-IV MMI. Artinya, jika berlangsung pada siang hari, akan dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. 

Baca juga: GALERI FOTO - Surabaya Masih Cemas, Ratusan Pasien RS Unair di Luar Gedung Sampai Malam Ini

DAMPAK GEMPA TUBAN - Ratusan pasien Rumah Sakit (RS) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tetap dirawat di luar luar gedung hingga Jumat (22/3/2024) malam.
DAMPAK GEMPA TUBAN - Ratusan pasien Rumah Sakit (RS) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tetap dirawat di luar luar gedung hingga Jumat (22/3/2024) malam. (ahmad zaimul haq)
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved