Gempa Bumi Tuban

Cerita Eni Warga Surabaya Tertimpa Atap Saat Gempa Tuban, Lanjut Jualan Meski Syok, 5 Bangunan Roboh

Cerita Eni warga Surabaya tertimpa atap saat Gempa Tuban, lanjut jualan meski syok, total ada 5 bangunan roboh.

|
Kompas.com/Andhi Dwi
Warga Surabaya tertimpa atap saat Gempa Tuban, lanjut jualan meski syok, total ada 5 bangunan roboh. 

SURYAMALANG.COM, - Cerita Eni warga Surabaya tertimpa atap saat Gempa Tuban terjadi pada Jumat (22/3/2024) kemarin. 

Eni seorang pedagang takjil mengaku syok dengan Gempa Tuban yang terasa hingga ke wilayah Surabaya tersebut. 

Dampak getaran Gempa Tuban yang terjadi hampir sepanjang hari kemarin merobohkan total 5 bangunan di wilayah Surabaya.

Salah satu dari lima bangunan yang roboh di Surabaya tersebut adalah bangunan atap sebuah rumah di Jalan Ngaglik, Kecamatan Genteng.

Atap rumah itu roboh saat terjadi getaran Gempa Tuban magnitudo 6,5 yang terjadi pukul 15.52 WIB. 

Di depan rumah itulah, Eni berjualan takjil.

Baca juga: Viral Pria Balas Pesan Pacar Pakai ChatGPT, Gadis Ini Kesal hingga Ingin Putus, Curhat Sakit Hati

Baca juga: Kronologi Pengemis Kaya Roisa di Kediri Meninggal Punya Uang 300 Juta di Rumah, Tersimpan di 50 Tas

Rumah di Surabaya yang roboh usai terjadi gempa Tuban, Jumat 22 Maret 2024
Rumah di Surabaya yang roboh usai terjadi gempa Tuban, Jumat 22 Maret 2024 (Kompas.com/Andhi Dwi)

Saat gempa melanda, Eni sempat tertimpa runtuhan atap.

"Kaki dua ini kejatuhan tembok itu (menunjuk atap), dibantuin sama warga sini tadi," ujarnya, Jumat.

Meski syok, Eni akhirnya memutuskan untuk tetap berjualan takjil meski sempat tertimpa atap ambruk. 

Eni lantas memindahkan lapak dagangannya, tak lagi berada di depan rumah tersebut.

"Enggak parah, ini bisa jualan lagi," ucap Eni. 

Eni mengatakan, sewaktu gempa mengguncang, dirinya sempat bertanya-tanya kenapa orang yang berlarian.

"Saya jualan, terus ada gempa, goyang semua. Orang-orang semuanya lari, aku sempat bingung, ini kenapa?" ungkap Eni. 

Baca juga: Pesan Perpisahan Samuel Rizal untuk Stevie Agnecya, 25 Dokter Bantu Menyembuhkan Hasilnya Nihil

Baca juga: Derita Maria Melahirkan di Tengah Jalan Gara-gara Rusak Parah, Sempat Kehujanan dan Jalan Kaki 2 Km

Gempa susulan Tuban
Gempa susulan Tuban (BMKG)

Detik-detik robohnya atap rumah di Jalan Ngaglik juga disaksikan pula oleh Poniman dan Djumani, penjual gorengan dan rokok di sebelah rumah itu.

Pasangan suami istri tersebut selamat, namun, boks plastik untuk menyimpan rokok mengalami kerusakan karena kejatuhan plafon.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved