Liputan Khusus Malang
Peluang Koalisi dalam Pilbup Malang, Partai Masih Saling Lirik
Sejumlah partai kemungkinan akan mengusung ketua DPC maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang 2024
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Sejumlah partai kemungkinan akan mengusung ketua DPC maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang 2024, baik sebagai calon bupati (cabup) atau calon wakil bupati (cawabup).
Saat ini partai masih mematangkan untuk maju sendiri atau koalisi dengan partai lain dalam Pilbup nanti.
Partai Gerindra kemungkinan mengusung Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang, Husni Mubarok dalam Pilbup 2024. Tapi, Partai Gerindra harus koalisi dengan partai lain, karena hanya memiliki delapan kursi di DPRD Kabupaten Malang.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang, Zia'ul Haq mengatakan Husni Mubarok memiliki modal politik yang layak untuk maju dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Menurutnya, Husni Mubarok yang memiliki latar belakang Ansor sangat dekat dengan kalangan nahdliyin dan pimpinan pondok pesantren (ponpes).
"Mas Husni sudah teruji. Itu dibuktikan saat menjadi ketua tim pemenangan Prabowo-Gibran dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024," kata Zia'ul Haq kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (31/3).
Husni juga punya sederetan jabatan di partai. Selain menjadi ketua DPC, Husni juga menjadi wakil ketua DPD Partai Gerindra Jatim, dan ketua DPP Partai Gerindra Bidang Kedisiplinan. "Kalau tidak punya jam terbang yang mumpuni, kan tidak mungkin partai mempercayainya seperti itu," ungkapnya.
Bagaimana dengan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat? Zia'ul Haq menyarankan Wahyu Hidayat berlaga di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Malang 2024. "Nama Wahyu Hidayat sudah cukup kuat di antara kompetitor calon wali kota (cawali) lain," terangnya.
Sementara itu, Husni Mubarok mengatakan sudah banyak orang yang mendesaknya untuk maju dalam Pilbup Malang. "Jika partai menugaskan, saya siap. Apalagi mesin Partai Gerindra belum dingin setelah Pilpres dan Pileg kemarin," kata Husni.
Hanya PDIP dan PKB yang bisa mengajukan calon sendiri dalam Pilbup Malang 2024. Partai lain harus koalisi karena perolehan suara dalam Pileg 2024 tidak memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri.
Saat ini partai masih saling lirik untuk mencari koalisi. Tapi kemungkinan Partai Nasdem akan koalisi dengan Partai Golkar dalam Pilbup nanti. Sebab, Partai Nasdem dan Partai Golkar memiliki hubungan kedekatan emosional karena sama-sama pernah dibesarkan 'serumah' di Golkar.
Partai Nasdem memiliki enam kursi DPRD Kabupaten Malang hasil Pileg 2024, dan Partai Golkar memiliki delapan kursi DPRD Kabupaten Malang.
Bila Partai Nasdem dan Partai Golkar koalisi, maka gabungan partai ini memiliki 14 kursi DPRD Kabupaten Malang. "Saya belum punya pikiran seperti itu. Saya mau menguping dulu," ujar Siadi, Ketua DPD Golkar Kabupaten Malang.
33 Pasar di Kabupaten Malang Belum SNI |
![]() |
---|
Nongkrong di Pasar Tradisional Bisa Lihat Kota Malang yang Alami |
![]() |
---|
Bisa Nikmati Roti Khas Perancis di Pasar Oro-oro Dowo, Kota Malang |
![]() |
---|
Anak Muda Gandrung Belanja di Pasar Tradisional, Rela Antre Sejam demi Dapat Makanan |
![]() |
---|
Citra Zacharia Ambil Peluang Modernisasi Pasar Oro-oro Dowo Kota Malang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.