Liputan Khusus Malang

Tanpa Embel-embel Partai, Para Tokoh Mulai Deklarasi Maju Pilkada di Malang Raya

Kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah mulai bermunculan di Malang Raya.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Banner bakal calon wali Kota Malang yang terpasang di Jalan Kolonel Sugiono, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah mulai bermunculan di Malang Raya.

Tanpa embel-embel partai, para kandidat sudah berani memasang atribut untuk memperkenalkan diri kepada khalayak. Bahkan ada kandidat yang terang-terangan menyebut sebagai calon wali kota atau calon bupati.

Sebelumnya M Anton dan Heri Cahyono sudah memasang atribut di sejumlah titik di Kota Malang. Sekarang ada nama Supandi dan Dwi Hari Cahyono yang sudah deklarasi sebagai calon wali (cawali) Kota Malang. Juga ada Muhammad Rizky Wahyu Utomo alias Rizky Boncel yang deklarasi sebagai calon wakil wali Kota Malang.

Pria kelahiran 1994 yang menekuni bidang entertaint tersebut mengaku serius akan maju dalam Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Malang pada November nanti. Niat itu bermula dari keresahan yang merasa keluhannya tidak akan digubris jika hanya koar-koar melalui media sosial (medsos).

Rizky Boncel memberanikan diri memasuki dunia politik untuk menjembatani keluhan yang dirasakan masyarakat Kota Malang. "Kalau tidak masuk ke sistem, bagaimana caranya mengubah sistem," kata Rizky Boncel kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (2/4).

Bintang film 'Kartolo Numpak Terang Bulan' ini mengaku ingin maju sebagai calon wakil wali kota karena merasa porsi dan kapasitasnya lebih cocok di posisi tersebut. Rizky Boncel berniat membenahi komunikasi, UMKM, pariwisata, kepemudaan, komunitas, dan branding Kota Malang.

Rizky Boncel memiliki tagline 'Yoiki Arek’e' dalam baliho yang terpajang di bagian timur Stadion Gajayana. Melalui tagline ini, Rizky Boncel ingin menjadi bumper yang pertama kali mengetahui permasalahan masyarakat, bukan hanya melakukan tindakan setelah permasalahan tersebut viral.

Rizky Boncel berencana maju dari jalur independen. Tapi, Rizky Boncel juga komunikasi dengan partai politik (parpol). "Saya sebatas sharing dengan anggota parpol. Saya tidak takut program kerja saya dicontoh oleh parpol. Kalau memang demi Kota Malang yang lebih baik, why not?" ungkapnya.

Sementara itu, di Kabupaten Malang ada Unggul Nugroho. Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Partai Gerindra tersebut sudah memasang banner sebagai calon bupati Malang. Dengan menambah tulisan 'Ono Seng Wani', Unggul siap menantang calon bupati (cabup) lain. "Saya sudah siap maju. Saya sudah memasang ratusan banner atau gambar saya di mana-mana," kata Unggul.

Unggul tidak menjelaskan nantinya menggunakan Partai Gerindra atau partai lain. Menurutnya, sampai sekarang belum ada parpol yang membuka bursa pencalonan atau konvensi. Selama belum ada konvensi, Unggul perlu memperkenalkan diri.

"Semua partai juga belum ada yang mengeluarkan jagonya. Sekarang saya masih penjajakan dulu atau test the water alias cek sound," terangnya.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Malang, Chusni Mubarok mengatakan semua orang berhak mencalonkan diri dalam Pilkada. Bahkan anggota Partai Gerindra pun berhak deklarasi maju dalam Pilkada.

"Apakah nanti akan didukung Partai Gerindra atau tidak, itu ada mekanisme yang harus dilalui," kata Chusni.

Muncul wacana parpol bakal melanjutkan koalisi pusat dalam Pilbup Malang. Bila parpol sepakat untuk melanjutkan koalisi pusat, maka bakal muncul tiga koalisi besar dalam Pilbup Malang. Berarti bakal ada tiga pasangan calon yang akan bertarung dalam pesta demokrasi di Kabupaten Malang.

Bila melanjutkan koalisi pusat, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PAN yang memiliki 17 kursi akan koalisi. Sedangkan PKB bergabung dengan PKS, dan Partai Nasdem yang bakal menguasai 19 kursi. Sedangkan PDIP akan bergabung dengan Partai Hanura dan PPP yang akan mengumpulkan sebanyak 14 kursi.

"Bisa saja koalisi pusat akan berlanjut sampai ke daerah atau ke Pilkada. Politik itu kan luwes," ujar Kuncoro, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang.(Adrianus Adhi/Imam Taufiq)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved