Liputan Khusus Malang
Dispangtan Akan Periksa Hewan Kurban di Kota Malang
Dispangtan Kota Malang sudah menggelar vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sejak Januari lalu.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang sudah menggelar vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sejak Januari lalu.
Semakin mendekati Idul Adha tahun ini, Dispangtan meningkatkan vaksinasi dan pemeriksaan hewan kurban yang akan dijual ke pembeli.
Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi memprediksi penyembelihan hewan kurban tahun ini relatif aman dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).
"Insya Allah tahun ini aman. Tahun ini juga tidak ada pembatasan atau penyekatan lalu lintas hewan," kata Slamet kepada SURYAMALANG.COM, pada 26 Mei lalu.
Kebutuhan hewan kurban di Kota Malang tahun ini sebanyak 6.725 ekor. Perinciannya, sebanyak 1.790 ekor sapi dan sebanyak 4.935 ekor kambing atau domba.
Menurutnya, hewan kurban yang masuk Kota Malang harus memenuhi berbagai syarat yang ditentukan. "Hewan kurban itu harus sehat yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal. Hewan kurban itu juga harus sudah divaksinasi PMK di tempat asal ternak," terangnya.
Dispangtan Kota Malang juga gencar sosialisasi bahan pangan asal hewan yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH). Dalam waktu dekat ini, Dispangtan akan memeriksa kesehatan hewan kurban di tempat penjualan hewan kurban dadakan di pinggir jalan maupun masjid dan musala.
"Kalau sudah banyak penjual hewan ternak sapi dan kambing mulai bermunculan, kami akan inspeksi kesehatan. Saat inspeksi kesehatan nanti, kami menggandeng Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (UB)," tandasnya.
| 33 Pasar di Kabupaten Malang Belum SNI |
|
|---|
| Nongkrong di Pasar Tradisional Bisa Lihat Kota Malang yang Alami |
|
|---|
| Bisa Nikmati Roti Khas Perancis di Pasar Oro-oro Dowo, Kota Malang |
|
|---|
| Anak Muda Gandrung Belanja di Pasar Tradisional, Rela Antre Sejam demi Dapat Makanan |
|
|---|
| Citra Zacharia Ambil Peluang Modernisasi Pasar Oro-oro Dowo Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/hewan-sapi-kurban-di-Kandang-Rahayu-Kecamatan-Lowokwaru-Kota-Malang.jpg)