Berita Malang Hari Ini
Pemkot Malang Gencar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Lewat Inspeksi Visual dengan Asam Asetat
Pekan lalu, Puskesmas Cisadea telah memeriksa 40 orang. Kepala Puskesmas Cisadea dr. Widjatmiko mengungkapkan, kasus kanker leher rahim dan payudara s
Penulis: Benni Indo | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang gencar mendeteksi dini kanker leher rahim melalui IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) Test dan Pemeriksaan Payudara Klinis (Sadanis). Deteksi dini penting dilakukan untuk memastikan kondisi awal sehingga bisa mengambil langkah pencegahan.
Dengan adanya program deteksi dini kanker serviks melalui metode pemeriksaan IVA dan Sadanis ini harapannya juga bisa membantu masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan perempuan serta mencegah terjadinya kenaikan kasus penyakit.
Pekan lalu, Puskesmas Cisadea telah memeriksa 40 orang. Kepala Puskesmas Cisadea dr. Widjatmiko mengungkapkan, kasus kanker leher rahim dan payudara saat ini cukup tinggi, 1 dibanding 5.
“Selama ini kan pemeriksaan seperti IVA ini masih dianggap ‘tabu’, tapi dengan diadakan program, kami dorong masyarakat untuk mau memeriksakan dirinya,” tutur Widjatmiko.
Deteksi dini kanker leher rahim melalui IVA Test dan Sadanis ini akan digelar rutin setiap bulan. Kegiatan ini terus digencarkan untuk mengetahui kondisi kesehatan serta ada penanganan yang cepat dan tepat jika terdapat gejala atau hasil pemeriksaan positif.
Pemeriksaan ini dimulai dengan pengukuran berat badan, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran lingkar pinggang, setelah itu dilakukan pemeriksaan payudara serta pemeriksaan IVA untuk mendeteksi kanker leher rahim.
“Untuk hasil bisa keluar langsung. Kalau nanti hasilnya positif akan kami sarankan untuk cryotherapy. Ada tiga puskesmas yang sudah ditunjang dengan alat dan petugas cryotherapy, ada di Cisadea, Kedungkandang, dan Ciptomulyo,” ujarnya.
Program tersebut gratis jika diikuti warga di Puskesmas. Bisa juga gratis dengan BPJS di RSSA.
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
|
|---|
| UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
|
|---|
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
|
|---|
| Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
|
|---|
| Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kanker-serviks-kanker-serviks-kanker-serviks.jpg)