Jumat, 17 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Pemkot Malang Gencar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Lewat Inspeksi Visual dengan Asam Asetat

Pekan lalu, Puskesmas Cisadea telah memeriksa 40 orang. Kepala Puskesmas Cisadea dr. Widjatmiko mengungkapkan, kasus kanker leher rahim dan payudara s

Penulis: Benni Indo | Editor: Yuli A
youtube
kanker serviks 

 

Dalam pemeriksaan ini Dinkes Kota Malang juga berkolaborasi dengan UPT Pelatihan Kesehatan Masyarakat Murnajati Lawang. Kerja sama ini terjalin karena Kota Malang memiliki Tim IVA di setiap puskesmas sehingga menjadi tempat belajar yang tepat bagi para peserta pelatihan. 

 

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mendorong agar Puskesmas bisa menjadi agen edukasi untuk menggelorakan gaya hidup sehat kepada masyarakat, terutama anak-anak muda. Dikatakan Wahyu, saat ini mulai banyak bermunculan data yang menunjukan bahwa penyakit tidak menular lebih tinggi dibanding penyakit menular.

 

“65 persen penduduk berada di usia produktif. Puskesmas ini masuk dalam salah satu standar layanan minimal di bidang Kesehatan,” paparnya.

 

Maka dari itu, ia berharap masyarakat bisa memiliki kesadaran terkait hal itu. Di sisi lain, Wahyu juga mengatakan akan mewujudkan bentuk Puskesmas serupa jika ada rencana renovasi di Puskesmas yang lain.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif menjelaskan, lewat Rakernas, pemerintah memprioritaskan lima penanganan penyakit yang mempunyai biaya besar di dalam perawatannya. 

 

“Pertama kanker. Kami sudah melakukan ini, terutama di semua puskesmas. Terutama deteksi dini kanker leher rahim. Kami juga kerjasama dengan PKK untuk bisa deteksi dini,” kata Husnul.

 

Lalu ada deteksi dini kanker payudara. Dengan transformasi kesehatan, semua Puskesmas bisa melakukan deteksi awal. Deteksi jantung di setiap puskesmas juga ada. Kemudian juga USG yang tidak sekadar kehamilan, tapi juga memantau CA Serviks.

 

“Sehingga nanti semua Puskesmas bisa melakukan screening lima penyakit tidak menular,” terang Husnul.

 

Lima penyakit tidak menular itu adalah kanker, stroke, jantung, kegagalan organ ginjal dan Kesehatan ibu dan anak. Husnul mengatakan, Kesehatan ibu dan anak berperan penting menentukan generasi emas di Indonesia. 

 

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved