Berita Malang Hari Ini
Lagu Butet Paling Banyak Dipilih Peserta di Babak Penyisihan Nusantara Bernyanyi MMI Malang
Babak penyisihan lomba Nusantara Bernyanyi kedua diadakan oleh Museum Musik Indonesia (MMI) di Malang Creative Center (MMC), Senin (29/7/2024)
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM , MALANG - Babak penyisihan lomba Nusantara Bernyanyi kedua diadakan oleh Museum Musik Indonesia (MMI) di Malang Creative Center (MMC), Senin (29/7/2024).
Lomba ini terbuka untuk siswa SD dan SMP untuk kategori lomba solo vokal dan paduan suara.
Lomba solo vokal diadakan di sebuah ruangan di lantai 3 , sedangkan Lomba paduan suara dige;ar di lantai 5.
"Di lomba solo vokal, lagu yang paling banyak dipilih peserta adalah lagu Butet," jelas Ketua MMI Ratna Sakti Wulandari pada suryamalang.com di sela acara.
Peserta banyak yang memakai baju adat Batak dan menyanyi lagu itu.
Fatima Francisca Barcelos, siswa kelas 4 SD BSS Malang mengatakan memilih lagu Butet karena kangen ayahnya yang sedang ada pekerjaan di Bali.
"Selain karena lagunya populer," kata Fatima yang juga memakai baju adat Batak.
Peserta lain, Naura Sabria Quinn, siswa MTs Negeri 6 Malang, kelas 7 memaparkan, ia berlatih tiap hari menjelang lomba terutama untuk teknik menyanyi.
Siswa yang sekolahnya berada di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang ini kerap ikut lomba menyanyi.
"Adanya lomba menyanyi lagu daerah, bagus sekali," kata Naura.
Sementara untuk lomba paduan suara, yang ikut lomba hanya enam kelompok dari Malang Raya.
Alasan MMI mengadakan lomba ini karena komitmen MMI untuk mengenalkan lagu nusantara kembali generasi muda.
"Karena sekarang anak-anak tidak banyak yang kenal lagu nusantara. Maka perlu dikenalkan sejak dini, yaitu di usia anak SD-SMP," tambah Nana, panggilan akrab Ratna.
Ia menilai impact dari kegiatan lomba tahun lalu, akhirnya banyak lagu daerah yang dinyanyikan anak-anak di event.
Sedang untuk lomba paduan suara, peserta harus menyanyikan lagu Mars MMI sebagai lagu wajib.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.