Awal Mula Yanto Jadi Pemakan Kucing Sejak 10 Tahun Lalu, Gak Merasa Kasihan, Daging Sapi Mahal

Awal mula Yanto jadi pemakan kucing sejak 10 tahun lalu, gak merasa kasihan, daging sapi mahal sudah ditangkap tapi tidak ditahan.

Youtube Kompas.com/Tribunnews.com
Yanto (kanan) jadi pemakan kucing sejak 10 tahun lalu, gak merasa kasihan, daging sapi mahal sudah ditangkap tapi tidak ditahan. 

SURYAMALANG.COM, - Awal mula Yanto jadi pemakan kucing sejak 10 tahun lalu diceritakan langsung oleh pria pemilik kos-kosan ini.

Nur Yanto berusia 63 tahun mengaku tidak merasa kasihan dengan kucing yang dijadikan santap makan olehnya karena daging sapi mahal.

Kejadian ini beredar setelah video di media sosial viral memperlihatkan bekas tempat pemotongan kucing disertai percakapan Yanto dan pembuat video.

Yanto yang tinggal di Kelurahan Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) itu mengaku adalah sosok di balik hilangnya para kucing

'Dengan gampangnya ngaku dia pelaku hilangnya kucing selama ini' tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Sejauh ini, video tersebut telah disukai 3.307 orang dan dibagikan sebanyak 3.202 kali.

Setelah video tersebut viral, polisi menelusuri TKP di Kelurahan Sekaran, Gunungpati kemudian diketahui pelaku merupakan pemilik kos di dekat Universitas Negeri Semarang (Unnes).

"Ya, dia yang punya kos. Di dekat kampus Unnes belakang atau sampingnya itu," jelas Kapolsek Gunungpati Semarang, Kompol Agung Raharjo kepada Kompas.com (grup suryamalang,com), Rabu (7/8/2024).

Baca juga: Kondisi Anita Rachman Penyiar TVRI Dunia Dalam Berita, Kini Sakit di Hari Tua Disebut Sebatang Kara

Agung menjelaskan, pemilik kos kepergok memakan daging kucing setelah warga yang tinggal di kosnya mencium bau busuk.

"Terus langsung kita cari tempat kejadian perkara (TKP). Tak taunya TKP berada di Kelurahan Sekaran, Gunungpati," ujar Agung.

Nur Yanto mengaku awal mula jadi pemakan kucing sejak divonis menderita diabetes 10 tahun lalu. 

Sejak saat itu, Yanto mengonsumsi kucing untuk mengobati diabetes yang dideritanya olehnya sejak berusia 54 tahun. 

"(Sejak 2010 makan kucing?) Iya, pokoknya sudah lama, iya sejak itu. Saya diabet dari umur 54 tahun, sekitar 10 tahun lalu," ucap Nur Yanto saat dihadirkan di Mapolrestabes Semarang, Kamis (8/8/2024).

Yanto mengaku sempat melakukan pengobatan, namun dokternya tidak memberi obat dan mulai berinisiatif mencari obat dengan mengonsumsi kucing.

Ternyata Yanto menilai daging kucing sangat rendah gula sementara dirinya tak mampu membeli daging karena mahal.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved