Selasa, 7 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Ciptakan Zero Waste, Pemkab Malang Targetkan Clean Up Sampah di 390 Desa/Kelurahan

Pemkab Malang targetkan clean up sampah di 390 desa/kelurahan yang berkolaborasi dengan Aliance to End Plastic Waste

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Luluul Isnainiyah
Kondisi kolam yang sebelumnya penuh sampah kini telah bersih setelah dilakukan pembersihan, di Desa Gadingkembar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Rabu (14/8/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkab Malang targetkan clean up sampah di 390 desa/kelurahan yang berkolaborasi dengan Aliance to End Plastic Waste.

Ini dilakukan bertujuan untuk menciptakan zero waste atau bebas sampah di Kabupaten Malang.

Rabu (14/8/2024), Bupati Malang, Muhammad Sanusi, bersama dengan Aliance to End Plastic Waste meninjau titik yang sebelumnya dipenuhi oleh tumpukan sampah kini menjadi bersih.

Lokasinya ada di Desa Banjarejo Kecamatan Pakis dan Desa Sidorejo Kecamatan Jabung.

"Ini program kebersihan untuk membersihkan sampah-sampah yang menumpuk di daerah yang tentunya dapat mencemari lingkungan. Ini kita clean up berama Indonesia Bersih dibantu dengan Aliance to End Plastic Waste," kata Sanusi.

Ia menjelaskan, kegiatan mulai dideklarasikan sejak 2022 silam. Dan sekarang sudah ada 140 titik dari 180 desa yang dibersihkan. Targetnya 390 desa/kelurahan akan dijangkau clean up.

Clean sendiri melibatkan masyarakat di sekitara kawasan yang terjadi penumpukan sampah. Ini dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat untuk hidup bersih.

"Semuanya di titik-titik penumpukan sampah akan kita bersihkan dan sampahnya kita bawa ke TPA. Yang mengangkut sampahnya nanti dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang," tandasnya.

Sampah yang dihasilkan clean up dari 140 titik ini sudah mencapai 50 ribu ton yang dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun sebelum diangkut ke TPA, terlebih dahulu sampah dipilah melalui TPS3R mana yang bisa diolah.

Selain melibatkan DLH, pemerintah Kabupaten Malang juga mengupayakan penambahan armada pengangkut sampah. Rencananya akan diberikan CSR dari Bank Jatim.

Sementara itu, menurut Plt. Kepala DLH Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrahman menambahkan bahwa kegiatan clean up ini dinisiasi oleh bupati sejak 2022 lalu. Kemudian dari DLH mencari donor untuk mewujudkan program ini.

"Donornya kita dari Aliance to End Plastic Waste. Dia ituNGO, seperti konsorsium perusahaan global yang concern terhadap pelestarian lingkungan. Jadi mereka bekerja sama untuk menangani kegiatan lingkungan di seluruh dunia," imbuhnya.

Senada dengan Sanusi, ia juga menyebutkan sudah ada 140 titik yang dibersihkan. Namun yang menjadi PR bukanlah pembersihannya.

Dikatakan pria yang biasa disapa Afi ini menyebutkan, PR yang sesungguhnya adalah bagaimana menjaga tempat yang telah dibersihkan tidak kotor lagi.

"Dalam program ini kita juga ada sosialisasi terkait perubahan perilaku kepada masyarakat agar mereka peduli terhadap lingkungannya," tukasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved