Senin, 13 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Inilah Pesan Wamen ATR/BPN pada Ribuan Wisudawan UMM, Ada Etos Kerja dan Sosial Skill

Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN Raja Juli Antoni PhD hadir memberikan orasi ilmiah dalam gelaran wisuda Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

UMM
Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN Raja Juli Antoni PhD (tengah) hadir memberikan orasi ilmiah dalam gelaran wisuda Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (3/9/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN Raja Juli Antoni PhD hadir memberikan orasi ilmiah dalam gelaran wisuda Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (3/9/2024).

Ada empat pesan yang disampaikannya, yaitu etos kerja, memahami pentingnya ilmu pengetahuan baik formal dan informal, tingkatkan social skill dan menjaga integritas.

"Itu merupakan kunci kesuksesan," jelas Raja Juli pada wisudawan.

"Buat yang akan memasuki dunia kerja, bisnis akan memperoleh keuntungan diri jika memiliki etos kerja yang tinggi," sambungnya.

Ia menyatakan dirinya bukan motivator yang punya magic word. Karena itu pengalaman pribadinya lebih suka ia bagikan supaya memberi manfaat bagi semuanya.

Kemiskinan, menurutnya, terjadi karena kebosanan akibat problem struktural akibat sistem politik, sosial dan pendidikan.

Kedua, lanjutnya, karena aspek kultural. Misalkan BPJS gratis, bansos-bansos. Akhirnya ada kemiskinan kultural di masyarakat.

"Mereka tetap miskin kultural dengan membuat justifikasi. Sehingga malas berubah," kata dia.

Tapi dari pengalamannya, ia melihat banyak juga orang dari keluarga biasa akhirnya mampu bertransformasi. Sehingga menjadi orang yang tak biasa.

Namun ia juga punya pengalaman mendapat koleganya yang memiliki keistimewaan karena orangtuanya pejabat tinggi seperti anak presiden.

"Mereka yang punya keistimewaan itu juga punya tantangan sendiri. Seperti atasan saya, Menteri AHY adalah anak presiden," katanya.

Kamudian ada Kaesang, Ketum PSI yang merupakan anak presiden juga. Artinya, semua memiliki tantangan sendiri dalam melewati.

"Saya tegaskan juga, bahwa wisuda ini bukan terminal terakhir."

"Ada perjuangan yang lebih panjang lagi. Nanti akan terlihat siapa yang berhasil melewati lorong panjang."

"Dan mereka yang berhasil dari perangkap kemiskinan adalah yang punya etos kerja tinggi," pungkasnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved