Berita Viral

Kisah Gadis Gendong Teman Lumpuh dari Rumah ke Sekolah Bikin Guru Terharu, Sudah Bersahabat 8 Tahun

Kisah seorang gadis gendong teman lumpuh dari rumah ke sekolah membuat para guru terharu.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
eva.vn
Kisah Gadis Gendong Teman Lumpuh dari Rumah ke Sekolah Bikin Guru Terharu, Sudah Bersahabat 8 Tahun 

SURYAMALANG.COM - Kisah seorang gadis gendong teman lumpuh dari rumah ke sekolah membuat para guru terharu.

Dia adalag gadis berusia 13 tahun bernama Kuang Yuxuan dan sahabatnya Liu Sihan yang merupakan penyandang disabilitas di Hunan, Tiongkok (China).

Melansir dari eva.vn via TribunnewsMaker, hampir tiap hari Kuang Yuxuan selalu memberikan bantuan untuk Liu Sihan yang lumpuh tak bisa berjalan.

Kuang Yuxuan dan Liu Sihan memiliki tempat tinggal yang hanya berjarak sepuluh meter.

Keduanya pun bersekolah di tempat yang sama. Setiap hari Kuang Yuxuan rela mengantar Liu Sihan ke sekolah.

Bahkan ketika berada di sekolah, Kuang Yuxuan rela menggendong Liu Sihan naik turun tangga sekolah.

Di sekolah, Kuang Yuxuan rela menjadi kaki dari sahabatnya, Liu Sihan selama delapan tahun.

Seperti yang diketahui,  Kuang Yuxuan dan Liu Sihan memiliki tempat tinggal yang hanya berjarak sepuluh meter.

Sejak kelas satu, Kuang Yuxuan secara proaktif membantu temannya yang kurang beruntung itu.

Kisah gadis 13 tahun yang rela delapan tahun menggendong temannya yang difabel dari rumahnya ke sekolah, kini dapat support dari banyak teman.
Kisah gadis 13 tahun yang rela delapan tahun menggendong temannya yang difabel dari rumahnya ke sekolah, kini dapat support dari banyak teman. (eva.vn)

Diketahui, Liu Sihan kini tinggal bersama kakek dan neneknya Aiping.

Saat Liu Sihan berusia tiga bulan, dia mengalami demam tinggi.

Keluarga mereka harus membawa gadis itu ke pusat kota untuk berobat.

Setelah 28 hari dirawat di rumah sakit, Liu Sihan didiagnosis menderita sindrom Guillain-Barré.

Hal itu menyebabkan kakinya berhenti tumbuh, pinggangnya rusak, dan gerakannya menjadi sangat sulit.

Proses pengobatan juga menimbulkan beban ekonomi yang besar bagi keluarga.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved