LIPSUS Malang Raya Vs TBC

Jumlah Kasus Tuberkulosis di Kota Batu di Angka 358, Upaya Keras Menuju Eliminasi TBC 2030

Dari data Dinas Kesehatan Kota Batu, ada sebanyak 358 kasus sejak bukan Januari hingga Agustus 2024.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
suryamalang/david
ILUSTRASI - Ruang pengambilan sampel dahak, salah satu fasilitas untuk menjaring suspect TBC. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Ratusan orang di Kota Batu diketahui mengidap sakit Tuberkulosis atau TBC.

Dari data Dinas Kesehatan Kota Batu, ada sebanyak 358 kasus sejak bukan Januari hingga Agustus 2024.

“Tahun 2022 ada sebanyak 423 kasus, tahun 2023 sebanyak 465 kasus dan data terakhir tahun 2024 ini Januari sampai Agustus sebanyak 358 kasus,” kata Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati kepada Suryamalang.com, Minggu (15/9/2024).

Susana mengatakan, upaya pencegahan yang dilakukan menuju eliminasi TBC 2030, ialah melalui pemeriksaan kontak serumah dan kontak erat pasien TBC minimal 8 orang.

“Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) bagi yang bergejala, dan pemeriksaan Tuberkulin skin test (TST) dan rontgen (didanai APBD) bagi yang tidak bergejala,” ujarnya.

Selain itu melalui pemberian pengobatan pencegahan bagi kontak yang hasil TST-nya positif.

“Pengobatan pencegahan menggunakan 3HP (Isoniazid Rifapentin) minum seminggu sekali, sebanyak 12 kali minum (3 bulan),” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, pengobatan TBC dibedakan menjadi pengobatan TBC Sensitif Obat (SO) dan TBC Resisten Obat (RO). Pengobatan TBC SO menggunakan obat kombinasi dosis tetap (KDT) diminum setiap hari selama 6 bulan.

“Sedangkan terkait jenis obat yang banyak itu adalah pengobatan TBC RO dimana pengobatan ini paling pendek membutuhkan waktu 9 bulan, paling lama 24 bulan (2 tahun). Pengobatan BPaL/M ini merupakan panduan terbaru untuk pasien TBC RO dengan jangka waktu pengobatan lebih pendek (6 bulan),” pungkasnya.

Susan menambahkan untuk pengobatan TBC di Kota Batu dapat dilakukan di seluruh rumah sakit di Kota Batu, Puskesmas dan Klinik Arhanud.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved