Selasa, 19 Mei 2026

Skandal Ambulans Staria Pemkab Malang

Pengadaan Mobil Ambulans Staria yang Seharga Alphard Ternyata Tak Sesuai DPA, Harusnya 8 Unit Hiace

Di DPA-nya, pengadaan mobil ambulans Pemkab Malang itu harusnya berjumlah 8 unit dengan jenis mobil Toyota Hiace, tapi nyatanya jadi 7 Hyundai Staria.

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
ILUSTRASI - Ambulans Hyundai Staria Dinkes Pemkab Malang 

SURYAMALANG.COM, MALANG -  Kejanggalan proses pengadaan 7 unit mobil ambulans Dinas Kesehata Kabupaten Malang yang tipe dan harga mobilnya sekelas mobil mewah Toyota Alphard semakin terkuak.

Terbaru, terungkap jika proses pengadaan mobil ambulans berbasis mobil Hyundai Staria oleh Pemkab Malang itu diduga tak sesuai DPA (dokumen pelaksanaan anggaran).

Baca juga: Pengadaan 7 Unit Mobil Ambulans Sekelas Alphard di Pemkab Malang Tuai Polemik, Harus Diusut Tuntas!

Di DPA-nya, pengadaan mobil ambulan tahun 2022 itu, harusnya berjumlah 8 unit dengan jenis mobil Toyota Hiace.

Namun, entah kenapa, proses pengadaannya cuma dibelikan 7 unit mobil.

Celakanya lagi, bukan mobil Hiace yang dibeli namun mobil Hyundai Staria, yang harganya hampir dua kali lebih mahal dari harga Toyota Hiace.

Untuk diketahui, tipe mobil Staria merupakan jenis mobil penumpang keluarga atau MPV kelas Premium dari Hyundai.

"Iya, ini lagi kami lacak siapa yang bermain-main. Apa dasarnya kok diduga merubah merek, apa sudah ada adendumnya. Kalau asal main rubah saja hingga tak sesuai DPA, ya perkara itu," tegas M Zuhdy Ahmadi, Gubernur LIRA, Selasa (17/9/2024).

ILUSTRASI - Mobil ambulans Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Malang yang berbasis mobil MPV mewah, Hyundai Staria
ILUSTRASI - Mobil ambulans Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Malang yang berbasis mobil MPV mewah, Hyundai Staria (SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA)

Menurutnya, pengadaan mobil ambulans itu usulan Dinkes tahun 2021, untuk beli 8 unit mobil Toyota Hiace, dengan standar ambulans PSC 119.

Akhir 2022, usulan pengadaan itu direalisasikan.

Namun, entah apa yang terjadi, bukan Hiace yang dibeli untuk mobil ambulans, namun Hyundai Staria.

Di sisi lain, nampaknya pihak ATPM (agen tunggal pemegang merek) keberatan jika mobil kelas mewahnya dijadikan ambulans, hal inilah yang ditengarai membuat proses penerbitan BPKB molor, baru diterbitkan tahun ini.

"Itu perlu dipertanyakan BPKB dan STNK-nya, apakah tetap mobil penumpang atau sudah berbunyi ambulans. Itu harus jelas," tegas pria yang biasa dipanggil Didik itu.

Selain jenis atau tipe mobil yang berbeda dari pengajuan, jumlah unit juga tak sesuai, bukan 8 namun 7 unit yang akhirnya didatangkan.

Bukan cuma itu, dugaan kejanggalan lainnya adalah desain interior dan fasilitas ambulans dinilai tak seperti yang direncanakan sesuai fungsinya.

Meski sudah didesain ulang sebagai mobil ambulans, namun hasilnya fasilitas di dalam disebut tetap jadi ambulan biasa, bukan ambulan yang dikehendaki sesuai DPA-nya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved