Teman Misterius Kaesang Pangarep Disebut Beri Tumpangan Jet Pribadi Inisial Y, Isi 8 Penumpang

Teman misterius Kaesang Pangarep disebut beri tumpangan jet pribadi inisial Y, pulang gak bareng naik pesawat komersil.

Youtube KOMPASTV
Kaesang Pangarep (kanan) ngaku nebeng teman inisial Y diberi tumpangan jet pribadi, pulang gak bareng naik pesawat komersil. 

Francine menjelaskan, Kaesang mulanya hendak menggunakan pesawat komersial untuk perjalanan ke Amerika Serikat bersama sang istri, Erina Gudono, pada 20 Agustus 2024.

Namun, ada teman Kaesang yang juga akan melakukan perjalanan searah dengan menggunakan jet pribadi pada 18 Agustus 2024.

Sehingga Kaesang dan Erina pun memutuskan untuk menebeng jet pribadi temannya tersebut.

"Mas Kaesang menjelaskan bahwa keberangkatannya ke Amerika itu awalnya rencana berangkat dengan pesawat komersil pada 20 Agustus," terang Francine.

"Kemudian ada temannya kebetulan perjalanannya searah dan kapasitas pesawatnya masih muat. Sehingga Mas Kaesang numpang atau nebeng dengan pesawat temannya ini," imbuh Francine.

Namun saat disinggung soal identitas teman Kaesang, Francine enggan membeberkannya.

Baca juga: Beban Baim Cilik 2 Adik Sambungnya Juga Tak Dinafkahi Ayah, Bantu Semampunya Masih Dicap Anak Gagal

Francine menyebut hal tersebut dapat ditanyakan langsung kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara sebelumnya Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menyebut teman Kaesang yang memberikan tumpangan jet pribadi tersebut berinisial Y.

"Enggak disebut detail siapa, cuma nama gitu, inisial Y, kalau enggak salah depannya," kata Pahala, Selasa, (17/9/24).

Meski demikian, Pahala belum dapat menjelaskan lebih lanjut terkait sosok Y, mengingat hal itu masih akan didalami lebih lanjut oleh KPK.

"Tapi kita enggak tahu nih ini benar enggak nama lengkapnya, siapa ini orang, WNI, WNA atau apa gitu, dibilang pesawat punya siapa juga nanti kita konfirmasi lagi," papar Pahala.

Sedangkan pihak PSI mengungkap di dalam pesawat jet pribadi yang ditumpangi ketua umumnya, Kaesang Pangarep, ada delapan orang.

Sebanyak empat orang dari pihak Kaesang, dan empat lainnya dari pihak pemilik pesawat.

Hal ini ditegaskan PSI menanggapi narasi yang meragukan Kaesang menumpang dalam pesawat jet itu.

“Kami sudah sampaikan kemarin semua data dan informasi ke KPK" kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni dalam keterangan yang dibagikan ke Kompas.com, Rabu (18/9/2024).

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved