Pilkada Kota Batu 2024

Firhando Gumelar Bakal Gratiskan Wajib Belajar 12 Tahun di Kota Batu Jika Terpilih Jadi Wali Kota

Paslon Pilkada Kota Batu 2024 Firhando Gumelar dan Rudi berjanji bakal menggratiskan biaya sekolah mulai SD sampai SMA/SMK atau wajib belajar.

|
Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Cawali Firhando Gumelar maju sebagai Wali Kota dalam Pilwali Kota Batu 2024. 

"Dari wajib belajar 12 tahun ini lah bibit-bibit SDM Unggul untuk Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Terkait program yang digagas Gum-Rudi, Pengamat Pendidikan dari Universitas Negeri Malang (UM), Drs I Wayan Dasna MSi MEd PhD mengatakan, program 1 KK 1 Sarjana serta gratis sekolah 12 tahun merupakan program linier dan selaras, apalagi melihat data BPS yang menyebutkan rata-rata lama sekolah (RLS) Kota Batu di angka 9,85 tahun.

“Dengan data tersebut berarti kan yang dari SMP banyak yang tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya."

"Untuk menuju visi misi 1 KK 1 sarjana, tentu harus menyelesaikan dulu program wajib belajar 12 tahun itu."

"Selain itu juga harus dicari penyebabnya itu apa, apakah masalah keluarga, ataukah kekurangan sekolah, atau kekurangan biaya."

"Dugaan saya sebagian besar itu masalah biaya. Solusinya adalah bisa memberikan pendidikan gratis sampai SMA,” tutur Wayan Dasna.

Wayan mengatakan, program sekolah gratis hingga SMA itu jika secara anggaran ada keterbatasan, maka Pemkot Batu bisa memberikan beasiswa kepada warga yang berprestasi dan juga bagi yang kurang mampu.

Itu juga bisa diselaraskan dengan program 1 KK 1 Sarjana. Sebab jika dari SMA sudah diberi syarat-syarat khusus untuk dapat beasiswa itu, misal nilai harus stabil dan berprestasi mumpuni, maka lebih mudah untuk menuju perguruan tinggi yang unggul.

“Jadi Pemkot bisa menanggung biaya sekolanya saja misal, namun dengan syarat-syarat nilai tidak boleh rendah karena targetnya untuk jenjang kuliah."

"Nah setelah dari SMA itu, ada filterisasi lagi misal dari yang berprestasi di bidang apapun, kemudian disupport oleh Pemkot untuk berkuliah atau melanjutkan ke jenjang lebih tinggi utamanya perguruan tinggi negeri sesuai dengan assesment kemampuan tersebut,” pungkasnya.

Dirinya mencontohkan beberapa daerah sudah melakukan hal yang sama. Pemda memberikan beasiswa sejak SD hingga kuliah tapi dengan syarat.

Di beberapa universitas di Kota Malang, banyak Pemda yang mengirimkan siswa-siswinya berkuliah di situ. Dengan begitu, beasiswa pemerintah bisa tepat sasaran. Ada yang dari Jakarta, Madiun, Surabaya, hingga Pemda luar Pulau Jawa.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved